Kehadiran ASN Menurun Apel Diberlakukan Tiap Pagi

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) -  Pelaksanaan apel pagi dan sore yang hanya dilaksanakan tiap Hari Senin dan Jumat dinilai memberikan kelunakan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika. Karena itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Auslius You mengakui, akan melakukan koordinasi bersama Bupati Eltinus Omaleng, SE.MH dan Wabup Yohanis Bassang agar pelaksanaan apel kembali dilaksanakan setiap hari kerja.

“Dulu kita kan laksanakan apel setiap pagi dan sore. Tapi karena aturan itu dirubah, maka kehadiran pegawai sangat menurun. Kalau hari Senin biasanya banyak yang hadir, tapi Selasa sampai Kamis itu bisa dihitung dengan jari. Kemudian hari Jumat mulai bermunculan lagi. Mau bagaimana pemerintahan kita kalau begini?,” ungkap You ketika diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (12/9).

Menurut You, maju dan mundur proses pembangunan di setiap daerah termasuk Mimika harus dimulai dari kedisiplinan seluruh aparatur sebagai penggerak roda kemajuan tersebut. Namun jika seluruh aparatur malas dan tidak menaati semua aturan negara, maka proses pembangunan pun menjadi terhambat.

“Kita ini kan ASN, berarti sebagai aparatur negara yang harus menggerakan roda pembangunan. Tapi kalau malas-malasan, mau bagaimana?”  tuturnya.

Senada, Kepala Bagian Organisasi Tata Laksana (Ortal), Abraham Kateyau mengatakan, pelaksanaan apel pagi dan sore sangat perlu dilaksanakan setiap hari. Menurut Abraham, palaksanaan apel secara rutin merupakan pendorong semangat kerja bagi setiap ASN.

Menurut dia, kebijakan perubahan pelaksanaan apel yang hanya diberlakukan setiap Senin dan Jumat terkesan memanjakan para pegawai. Hal tersebut terbukti dengan tingkat kehadiran ASN yang sangat menurun.


“Pada dasarnya kita setuju kalau memang apel kembali dilaksanakan setiap hari. Tapi kita juga mau bilang apa kalau tiba-tiba, pimpinan kita membuat satu aturan baru. Intinya kita menjalankan saja apa yang diputuskan,” kata Abraham. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment