Kelola Anggaran Rp3 Miliar, KPLH Serap 80 Persen

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) – Kepala Kesatuan Pengelolahan Hutan Lindung (KPLH) Mimika, Kanisius Weyau mengungkapkan, 2017 KPLH mengelola anggaran Rp3 miliar untuk menjalankan berbagai kegiatan swakelola terkait pemberdayaan hutan lindung dengan pencapain penyerapan mencapai 80 persen.

Dari setiap anggaran yang dikelola menurut Kanisius, sasaran penerapannya adalah untuk pemberdayaan para petani kayu. Namun, dalam waktu tersisa menjelang akhir tahun 2017, pihaknya akan terus mendorong penyelesaian penerapan anggaran. Hal tersebut dilakukan untuk pelaksanaan patroli dan pengadaan alat komunikasi bagi para petugas dan kebutuhan Pos penjagaan.

“Sampai saat ini penerapan kami sudah capai 80 persen. Kami lebih banyak dengan kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat, sosialisasi terkait hutan lindung dan pengawasannya. Sekarang masih harus giat untuk patroli dan penambahan pengadaan alat komunikasi saja,” ungkap Kanisius ketika diwawancarai di Kantor DPRD, Senin (25/9).

Terkait dengan wilayah pengoperasian menurut dia, selalu fokus di wilayah Kapiraya.  Hal ini diakuinya, sebab di wilayah tersebut merupakan salah satu titik pertumbuhan hutan lindung dengan keanekaragaman isi hutan yang bernilai ekonomis dan perlu dijaga. Selain itu, wilayah tersebut juga merupakan wilayah perbatasan bersama di beberapa daerah tetangga.


“Kita tidak banyak keluar dari wilayah Kapiraya. Hutan lindung di sana itu sangat berpotensi tinggi dan memang perlu dijaga ketat dan masyarakat setempat. Juga harus diberikan pelatihan-pelatihan secara intens,” tuturnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment