Keluarga Serahkan Pengungkapan Kasus ke Polisi Terkait Penemuan Mayat Wanita di Gorong-gorong

Bagikan Bagikan
SAPA (TIMIKA) – Penemuan sosok mayat wanita di Gorong-gorong pada Jumat 1 September 2017, pengungkapan kasusnya diserahkan pihak keluarga untuk diusut hingga tuntas oleh kepolisian. 

Kapolsek Mimika Baru, AKP Frits J. Erari, SE., MM kepada Salam Papua, Sabtu (2/9) mengatakan, pasca ditemukannya jasad almarhumah Stevi Koga, pihaknya berkunjung ke rumah duka sekaligus mengikuti proses pemakaman korban. Selain memberikan bantuan ala kadarnya, pihaknya juga mengimbau kepada keluarga korban untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat mengakibatkan terjadinya gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Mimika Baru.  

“Tadi kami sudah bersama-sama mengantar jenazah untuk dikuburkan, dan kami minta agar tidak terjadi hal yang meletup emosi,” kata Kapolsek via telepon.

Pihak keluarga korban selain diminta menahan diri, juga diminta untuk menyerahkan sepenuhnya pengungkapan kasus pembunuhan almarhumah Stevi Koga untuk ditangani Kepolisian, dan terus melakukan koordinasi untuk mengetahui perkembangan dari upaya pengungkapan kasus ini.

“Kasus ini masih dalam lidik pihak kepolisian. Untuk itu keluarga tetap menahan diri dan lakukan hubungan dengan pihak kepolisian guna mendapatkan progres penyelidikan,” katanya.

Sementara itu, Yan Tebai selaku perwakilan dari keluarga korban menanggapi baik kunjungan pihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Mimika Baru. Ia mengatakan, keluarga berterima kasih karena pihak Kepolisian telah membantu membiayai rumah sakit hingga proses penguburan almarhum.

Selain itu pihak keluarga berjanji tidak akan melakukan aksi yang bertentangan dengan hukum positif, dan menyerahkan sepenuhnya pengungkapan kasus ini kepada Kepolisian untuk diusut hingga tuntas.

“Terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah membantu kami dari rumah sakit sampai penguburan, dan kami pihak keluarga akan mengedepankan hukum positif dari pada adat,” kata Yan Tebai.

Apabila dalam pengungkapan kasus ini Kepolisian telah menemukan pelakunya, maka pihak keluarga meminta agar melakukan rekonstruksi atau reka ulang adegan pembunuhan yang di alami almarhumah.

“Kalau susah temukan tersangka, kami minta untuk rekonstruksi, supaya kita mau lihat,” pintanya.
Diketahui sebelumnya, mayat korban ditemukan oleh seorang warga bernama Margaretha Nokoro. Yang bersangkutan saat melapor ke Mapolsek Mimika Baru menyampaikan bahwa, dirinya melihat seseorang tertidur dibawah pohon pisang di sekitar Lorong Nawima, Kampung Pisang, Gorong-Gorong, Jumat 1 September 2017 sekitar pukul 17.10 WIT. Ternyata, bukan orang tertidur, melainkan orang yang telah meninggal dunia.

Saat itu, mayat korban ditemukan dalam posisi tengkurap berada disekitar bawah pohon pisang dengan kondisi sangat mengenaskan. Selain mengeluarkan aroma tidak sedap, pada kemaluan korban juga terdapat pelepah kelapa. Diduga, pelepah kelapa yang menyebabkan korban meninggal dunia, karena dimasukan kedalam kemaluan korban oleh pelaku yang kini masih dalam penyelidikan Kepolisian. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment