Kepala Kampung Puas Digaji Rp3 Juta

Bagikan Bagikan




SAPA (ASMAT) - Sejumlah kepala kampung di Distrik Agats, Kabupaten Asmat mengaku puas atas upah yang mereka terima dari Pemerintah Kabupaten Asmat setelah sebulan bekerja. Gaji para kepala kampung di Asmat sebesar Rp3 juta per bulan.

Sebelum tahun 2016, gaji kepala kampung tidak sampai Rp2 juta per bulan. Di awal 2016, Pemkab Asmat dibawah kepemimpinan Elisa Kambu-Thomas Eppe Safanpo menaikkan upah aparatur kampung (kepala kampung, sekretaris dan bendahara).

Kepala Kampung Kaye, Distrik Agats, Albertus Ombercum mengaku pihaknya menerima gaji Rp3 juta per bulan. Sementara untuk sekretaris kampung, gaji yang diterima sebesar Rp2,5 juta per bulan.
Menurut dia, Bupati dan Wakil Bupati telah memenuhi janji politik untuk menaikkan gaji para kepala kampung semasa kampanye tahun 2015 lalu.

Albertus mengaku puas dengan nilai gaji yang diterima, dan berjanji akan meningkatkan kinerja di kampungnya.

 “Ya kami memang termotivasi, karena sebelumnya terima gaji Rp1,5 juta per bulan. Sekarang sudah naik. Ini sesuai dengan yang dijanjikan Pak Bupati dan Wakil Bupati,” kata dia, Sabtu (16/9).

Sekalipun puas dengan upah yang diterima, Albertus mengaku ada pekerjaan besar yang harus mereka kerjakan, terutama melakukan pengawasan terhadap pendidikan dan kesehatan. Dia berharap ada dukungan pemerintah daerah agar pelayanan dasar di kampung dapat ditingkatkan.

“Kami berharap supaya pemerintah menambah fasilitas kesehatan dan bangun sekolah. Juga menambah guru dan bidan,” kata Albertus.

Senada dengan Albertus Ombercum, Kepala Kampung Aswet, Yulianus Besmbai mengungkapkan gajinya mengalami kenaikkan 100 persen sejak tahun 2016 lalu. Dengan gaji yang cukup besar itu, ia berjanji akan mendorong berbagai sektor pembangunan.

“Semua sektor kita dorong, terutama pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan serta ekonomi. Pendidikan dan kesehatan sangat vital, untuk itu pemerintah harus memperhatikan sarana prasarananya,” pinta dia.

Sebelumnya, Bupati Asmat, Elisa Kambu mengklaim gaji kepala kampung di Kabupaten Asmat tertinggi di Papua. Terhitung sejak April 2016, pemerintah setempat memberikan gaji kepala kampung Rp3.000.000 per bulan.

Elisa Kambu menyatakan kenaikan upah tersebut seimbang dengan beban kerja para kepala kampung. Peningkatan gaji diharapkan mampu menjawab dan mensejahterakan para kepala kampung, namun tentunya mereka juga harus lebih termotivasi bekerja.


“Ada PR untuk mereka sebelum terima gaji harus melampirkan laporan tentang kondisi dan perkembangan kampung. Baik itu kondisi pendidikan, kesehatan dan jumlah penduduk. Mereka juga harus mengawasi para guru dan bidan,” tandasnya. (Nuel)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment