Kesbangpol Sosialisasi Pemilukada Serentak

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) - Menjelang penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Darah (Pemilukada) 2018 mendatang, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten (Pemkab) Mimika mulai melaksanakan sosialisasi kepada seluruh Aparatur Distrik. Dalam sosialisasi itu melibatkan seluruh Kepala kampung dan perangkatnya.  

Kemarin  pembukaan sosialisasi dilakukan di Distrik Iwaka. Hari ini di Miktim dan nanti tanggal 9 kita akan lanjut di Kwamki Narama,” kata Kepala Sub Bidang Politik, Kesbangpol Mimika, Erinus Kogoya saat diwawancarai usai pelaksanaan pembukaan sosialisasi di Kantor Distrik Iwaka, Rabu (6/9).

Dia menyebutkan  tahapan awal sosialisasi akan dilaksanakan di tiga Distrik yakni, Distrik Kwamki Narama, Mimika timur (Miktim) dan telah dibuka secara resmi Sekretaris Daerah (Sekda) Ausilius You di Distrik Iwaka, Rabu (6/9).

Menurut  sosialisasi tahapan Pemilukada  seharusnya bukan hanya dilakukan di tiga Distrik, namun akan merata ke seluruh Distrik,  termasuk di wilayah pegunungan dan pesisir. Akan tetapi kata  Erinus, karena minimnya anggaran.  Maka  Kesbangpol terpaksa sosialisasi untuk wilayah pesisir dan pegunungan akan diusulkan pada anggaran perubahan.

“Sebenarnya seluruh masyarakat termasuk pegunungan dan Pesisir sangat membutuhkan sosialisasi. Supaya mereka juga mengetahui tahapan-tahapan Pemilukada. Kita sosialisasikan bukan hanya tahapannya saja, tapi juga sampai kepada pencoblosan,” katanya.

Dikatakannya Kesbangpol hanya memfasilitasi kegiatan sosialisasi tersebut sebab sebenarnya merupakan agenda dari Komisi Pemilian Umum Daerah (KPUD) Mimika. Namun yang menjadi pemateri sosialisas dari Bagian SDM dan Fasilitasi Masyarakat, Yulius Rumaekewi serta dari Devisi Teknis KPUD, Derek Mote.

“Intinya yang disosialisasikan ke masyarakat terkait tahapan Pilkada serentak nanti. Mulai dari awal hingga pencoblosan dan penetapan hasil coblos,” ujarnya.

Sekda Ausilius You dalam sambutannya mengatakan, beberapa tahun lalu, Kabupaten Mimika telah mengikuti proses penyelenggaraan Pemilukada secara serentak  2013 dan 2015. Dengan demikian, Pilkada serentak 2018 mendatang untuk yang ke tiga kalinya di seluruh Indonesia, khususnya bagi Provinsi, Kabupaten dan Kota yang belum melaksanakan Pilkada.

“Pilkada serentak ini merupakan proses pemilihan pemimpin secara nasional. Nanti bukan hanya di Mimika, tapi juga ada beberapa daerah lainnya. Tujuan pemilihan serentak ini untuk efisiensi dan efektifitas biaya dengan harapan dapat menghemat waktu dan energi,” katanya.

Menurutnya makna sosialisasi ini sangat penting.  Supaya sosialisasi ini bisa memberikan pemahaman kepada seluruh warga Mimika sebagai pemilih tetap.

Dia mengharapkan seluruh aparatur Distrik dan Kampung harus bisa memberikan pemahaman yang dimulai dari tahapan-tahapan hingga akhirnya pada hari pencoblosan Juli 2018.

“Satu hal yang tidak kalah penting yang ingin saya sampikan warga masyarakat diberi pemahaman supaya masyarakat bisa bersama-sama menjaga keamanan, baik menjelang atau pada hari pemilihan dan  hari-hari selanjutnya. Maka aparat Distrik dan kampung harus beritahu ke masyarakatnya bahwa momen Pilkada bukan ajang untuk cari permusuhan antara sesama,” katanya.

Dia juga berharap aparat Distrik memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat soal poin-poin penting dalam hal menghindari konflik. Masyarakat diberi pemahaman yang jelas dan dilakukan  secara baik oleh setiap kepala Kampung dan Distrik termasuk perangkatnya.
“Itu makanya Pemkab melalui Kesbangpol melakukan sosialisasi ini,” harapnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment