Komisi C Undang Pemerintah Terkait Insentif Guru

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) - Terkait persoalan dana insentif guru honorer yang hingga kini tak kunjung dibayarkan, Komisi C DPRD Mimika berencana mengundang Sekretaris Daerah (Sekda), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) serta kepala dinas terkait, untuk duduk bersama membahas persoalan dana dan pembayaran insentif guru honorer.

Anggota Komisi C DPRD Mimika, Aser Gobay, SE mengatakan, dalam waktu dekat Komisi C akan mengundang para pihak tersebut, mempertanyakan keberadaan anggaran pembayaran insentif guru honorer yang menjadi polemik.

“Mungkin dalam waktu yang dekat ini, kami Komisi C akan mengundang mereka. Kami akan mempertanyakan anggaran uang insentif guru itu ada atau tidak. Kalau ada, kenapa tidak dibayarkan, karena itu merupakan hak mereka (Guru honorer-Red),” katanya.

Pemerintah, menurut Aser, mempunyai kewajiban untuk membayarkan kepada guru honorer jika anggaran memang ada, karena itu menyangkut orang banyak.

“Alasan kenapa tidak dibayar, kami tidak tahu. Sehingga perlu kiranya kami mengundang mereka. Kami akan tanyakan itu kepada mereka. Kami akan dengar keterangan dari versi kepala dinas apa, versi kepala bagian (BKAD-Red) apa, dan Sekda apa. Dengan demikian kita akan mengetahui permasalahnya dimana,” tuturnya.

Lebih lanjut, kata dia, tidak ada alasan pemerintah untuk menahan atau tidak membayarkan insentif guru honoer, karena aturannya sudah ada. Aser menilai ini merupakan hal yang normatif, sehingga sudah merupakan kewajiban dari pemerintah untuk membayarkannnya.


Selama ini, para guru honorer di Mimika menuntut kepada Pemerintah Daerah terkait hak mereka, berupa pembayaran uang insentif guru honorer yang tidak kunjung dibayarkan. Dan terkait hal ini, pemerintah dinilai belum bisa menyelesaikan masalah guru honorer yang terjadi. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment