Kontraktor Harus Komitmen Selesaikan Proyek Pemerintah

Bagikan Bagikan




SAPA (ASMAT) - Bupati Asmat, Elisa Kambu meminta para rekanan (kontraktor) agar komitmen menyelesaikan proyek-proyek pemerintah setempat dalam tahun ini. Walau demikian, rekanan diminta memperhatikan kualitas pekerjaan.

Menurut Elisa, ratusan paket pekerjaan atau proyek Pemerintah Kabupaten Asmat yang diluncurkan tahun ini dan bakal digarap para kontraktor, bukan merupakan hadiah. Proyek-proyek tersebut tidak diberikan secara cuma-cuma. Tapi melalui prosedur lelang atau tender. Para kontraktor yang memenangkan lelang dipastikan memenuhi syarat.

“Bapak ibu mendapat kepercayaan, bukan karena hadiah. Di sini banyak orang saya tidak kenal. Anda telah melalui prosedur yang benar untuk mendapatkan paket-paket pekerjaan dari Pemkab Asmat,” katanya dalam pertemuan bersama para kontraktor dan pimpinan OPD Pemkab di Aula BPKAD Asmat, Rabu (7/9).

Bupati menegaskan, proyek pemerintah bukan merupakan pekerjaan yang diberikan secara cuma-cuma.  Karena itu, ia meminta agar rekanan menunjukkan kemampuannya. Bekerja profesional dan berintegritas.

“Kaitan dengan itu, dokumen-dokumen admnistrasi harus dipastikan. Jangan copy paste, karena nanti ada kajian, pengawasan, pemeriksaan dan lain-lain,” katanya mengingatkan.

Elisa juga mengingatkan para staf dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Asmat agar tidak mempersulit rekanan. OPD harus memberi akses kepada rekanan, sehingga mereka bisa menyelesaikan kewajiban atau bertanggung jawab atas pekerjaannya.

“Supaya jangan ada yang terbebani, tapi kita siap bekerja bersama-sama. Saya ingatkan kita semua, baik OPD maupun rekanan seyogyanya dapat diperhatikan seluruh proses pelaksanaan pekerjaan belanja tahun ini,” katanya.

Elisa juga menegaskan, pertemuannya bersama para rekanan dan pimpinan OPD merupakan komitmen dan tekad bersama untuk membangun Kabupaten Asmat. Kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah harus dijaga dan diwujudkan dalam bentuk tanggung jawab untuk menuntaskan ratusan proyek atau pekerjaan dimaksud.

“Kita semua yang berada di kabupaten ini punya tanggung jawab bersama untuk membangun negeri ini. Pemerintah, gereja, masyarakat termasuk partisipasi dari rekanan itu sangat menentukan keberhasilan pembangunan daerah ini,” tegasnya.


Dia berharap  OPD tak menghambat proyek-proyek yang akan dikerjakan oleh para kontraktor. “Saya harap  anggaran kita juga cepat terealisasi. Rekanan juga harus tetap memperhatikan kualitas,” harapnya.  (Nuel)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

3 komentar:

  1. Halo.
    Saya adalah Bapak Rahel seorang pemberi pinjaman pinjaman pribadi yang memberikan pinjaman kesempatan seumur hidup kepada individu, perusahaan bisnis, asuransi, dan lain-lain. Apakah Anda dalam kesulitan keuangan atau membutuhkan pinjaman untuk diinvestasikan atau Anda memerlukan pinjaman untuk membayar pencarian tagihan Anda lebih jauh seperti kami di sini untuk membuat semua masalah keuangan Anda menjadi sesuatu dari masa lalu. Kami menawarkan semua jenis pinjaman dalam mata uang mata uang dengan tingkat 2% tanpa biaya dimuka. Saya ingin menggunakan media hebat ini untuk memberi tahu Anda bahwa kami siap membantu Anda dengan jenis pinjaman apa pun untuk menyelesaikan masalah keuangan Anda. ya kemudian kembali sekarang melalui email (rahelcohranloan@gmail.com) untuk lebih jelasnya, anda sangat istimewa.

    ReplyDelete
  2. Halo,
    Ini adalah untuk memaklumkan kepada orang ramai bahawa Puan Henrietta Fernando, pemberi pinjaman pinjaman swasta telah membuka peluang kewangan kepada sesiapa yang memerlukan sebarang bantuan kewangan. Kami memberi pinjaman pada kadar faedah 2% untuk individu, syarikat dan syarikat di bawah terma dan syarat yang jelas dan difahami. Hubungi kami hari ini melalui e-mel untuk memohon dan mendapatkan pinjaman segera: (henriettafernandoloanfirm@gmail.com)

    ReplyDelete
  3. Halo Semua, nama saya Jane alice seorang wanita dari Indonesia, dan saya bekerja dengan kompensasi Asia yang bersatu, dengan cepat saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua orang Indonesia yang mencari pinjaman Internet agar berhati-hati agar tidak jatuh ke tangan penipu dan fraudstars banyak kreditur kredit palsu ada di sini di internet dan ada juga yang asli dan nyata,

    Saya ingin membagikan testimonial tentang bagaimana Tuhan menuntun saya kepada pemberi pinjaman sebenarnya dan dana pinjaman Real telah mengubah hidup saya dari rumput menjadi Grace, setelah saya tertipu oleh beberapa kreditor kredit di internet, saya kehilangan banyak uang untuk membayar pendaftaran. biaya. . , Biaya garansi, dan setelah pembayaran saya masih belum mendapat pinjaman saya.

    Setelah berbulan-bulan berusaha mendapatkan pinjaman di internet dan jumlah uang yang dihabiskan tanpa mendapat pinjaman dari perusahaan mereka, maka saya menjadi sangat putus asa untuk mendapatkan pinjaman dari kreditor kredit genue online yang tidak akan meningkatkan rasa sakit saya jadi saya memutuskan untuk Hubungi teman saya yang mendapatkan pinjaman onlinenya sendiri, kami mendiskusikan kesimpulan kami mengenai masalah ini dan dia bercerita tentang seorang pria bernama Mr. Dangote yang adalah CEO Dangote Loan Company.

    Jadi saya mengajukan pinjaman sebesar (Rp400.000.000) dengan tingkat bunga 2% rendah, tidak peduli berapa usiaku, karena saya mengatakan kepadanya apa yang saya inginkan adalah membangun bisnis saya dan pinjaman saya mudah disetujui. Tidak ada tekanan dan semua persiapan yang dilakukan dengan transfer kredit dan dalam waktu kurang dari 24 jam setelah mendapatkan sertifikat yang diminta dikembalikan, maka uang pinjaman saya disimpan ke rekening bank saya dan mimpiku menjadi kenyataan. Jadi saya ingin saran semua orang segera melamar kepada Mr. Dangote Loan Company Via email (dangotegrouploandepartment@gmail.com) dan Anda juga bisa bertanya kepada Rhoda (ladyrhodaeny@gmail.com) dan Mr. jude (judeelnino@gmail.com) dan Juga Pak Nikky (nicksonchristian342@gmail.com) untuk pertanyaan lebih lanjut

    Anda juga bisa menghubungi saya melalui email di ladyjanealice@gmail.com

    ReplyDelete