Orang Tua Bantu Awasi Anak Jauhi Narkoba

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) - Maraknya kasus peredaran obat-obatan yang tergolong narkotika sudah banyak memakan korban, termasuk di dalamnya anak-anak. Kepala Dinas Pendidikan Menengah (Dispenmen) Mimika, Armin Wakerkwa meminta agar orang tua murid lebih memperhatikan pergaulan anaknya agar tidak terlibat dalam penggunaan obat-obat terlarang.

"Saya mau sampaikan kalau peranan orang tua itu begitu penting, untuk mengawasi anaknya. Memang kami (Dinas) punya kewenangan untuk mendidik siswa, tapi orang tua itu lah yang punya peranan bagi anak," kata Armin saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (15/9).

Armin menegaskan, peran orang tua menjadi yang utama, kemudian selanjutnya diikuti oleh pengawasan pihak sekolah di tempat anak tersebut sekolah.

"Semua dimulai dari keluarga dulu, kalau di sekolah itu sudah ada bapak-ibu guru punya tugas," tegas Armin.

Guna mencegah agar tidak ada siswa-siswi penerus bangsa di Mimika yang menjadi korban obat-obatan terlarang, Armin menghimbau agar sekolah juga lebih memperketat pengawasan di sekolah. Di antaranya dengan sering melakukan sweeping atau rasia kepada siswa.

Armin mengungkapkan, saat ini banyak sekolah yang membuat aturan dengan tegas mengeluarkan siswa dari sekolah apabila siswa tersebut kedapatan bermasalah, di antaranya mengkonsumsi miras dan obat-obat terlarang.

"Ada beberapa sekolah yang memang langsung tegas keluarkan siswanya karena memang anak tersebut bandel (nakal). Ini tidak masalah supaya jadi pelajaran buat siswa yang lain supaya tidak lakukan hal yang sama," ujarnya.

Peranan para guru di sekolah harus diapresiasi. Dengan demikian para siswa tidak memberikan gerakan tambahan yang menyulitkan.

"Jadi tidak peduli kalau ada siswa yang bandel, mau dia putra daerah sekalipun sekolah punya hak untuk mengeluarkan siswanya. Kalau siswa nakal, kita kembalikan kepada orang tua yang punya peranan mengawasi anaknya," kata Armin. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment