Paripurna I Pembentukan Perda Non APBD Tanpa Dihadiri Bupati dan Wabup

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) - Anggota DPRD Mimika menyayangkan ketidakhadiran Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE., MH dan Wakil Bupati (Wabup) Yohannis Bassang, SE, M.Si. Kedua petinggi pemerintahan itu tidak hadir disaat pembukaan Rapat Paripurna I DPRD Kabupaten Mimika, tentang pembentukan Perda Non APBD Kabupaten Mimika tahun 2017 yang dilaksanakan di gedung DPRD, Senin (25/9).

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Mimika, Karel Gwijangge mengatakan, seharusnya dalam agenda rapat Paripurna seperti yang dilaksanakan ini, pihak eksekutif dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati bisa turut hadir.

“Semua bisa lihat sendiri kan, ketidak-hadiran eksekutif. Sejak tahun 2015 sampai saat ini, Bupati dan Wakil tidak pernah hadir disini. Mungkin mereka merasa ini tidak (Bukan-Red) merupakan agenda yang penting,” katanya.

Disaat pembukaan rapat Paripurna, kata Karel, Bupati dan Wakil Bupati seharusnya duduk didepan, pada tempat yang telah disiapkan panitia sidang.

Karel saat ditanya apakah sebelumnya sudah ada pemberitahuan dari pihak eksekutif terkait ketidak-hadiran Bupati dan Wakil Bupati beserta alasannya, terkait hal itu Karel malah mengarahkan awak media untuk menanyakan langsung kepada eksekutif.

“Kalau mau tahu alasannya, tanyakan saja sama eksekutif langsung. Kalau kami DPRD tidak tahu beliau ada dimana,” katanya.

Pantauan Salam Papua diruang sidang gedung DPRD, perwakilan eksekutif dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati, diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Ausilius You, S.Pd., MM. Bahkan, You dalam pembukaan rapat Paripurna I DPRD turut menyampaikan sambutan bupati.

Tidak hanya itu, anggota DPRD pun tidak seluruhnya hadir. Dari 35 anggota, yang hadir hanya 23 orang. Bahkan, tempat duduk yang sudah disiapkan panitia pun masih banyak yang kosong, tamu undangan dalam hal ini kepala-kepala SKPD tidak seluruhnya hadir.

Rapat Paripurna ini akan membahas enam (6) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), dimana lima (5) diantaranya diusulkan oleh eksekutif, sedangkan satu (1) diprakarsai oleh DPRD.

Kelima Raperda usulan eksekutif antara lain raperda tentang Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), raperda tentang pendirian perusahaan perseroan PT. Mimika Investama Sejahtera, raperda tentang penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Mimika kepada perseroan daerah PT. Mimika Investama Sejahtera, raperda tentang perubahan Perda Nomor 12 Tahun 2010 tentang hari jadi Kabupaten Mimika, dan raperda tentang pembentukan dan susunan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Mimika. Sedangkan, satu raperda inisiasi DPRD tersebut ialah raperda tentang hak keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Mimika.

Ketua DPRD Mimika, Elminus B. Mom, SE, berharap proses pembahasan pembentukan Perda Non APBD ini dapat berjalan dan dilaksanakan dengan baik.

“Saya selaku ketua DPRD mengharapkan kepada semua anggota DPRD Kabupaten Mimika, kiranya dalam melaksanakan tugas kedepan bisa lebih aktif dan loyalitas kepada masyarakat,” katanya. (Tomy/Korneles Materay)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment