Parkiran Kantor Puspem Rawan Pencurian

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) – Masyarakat yang mendatangi kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) SP 3, meminta agar ada CCTV disetiap parkiran kantor, karena mulai rawan pencurian. Selain pemasangan CCTV, masyarakat juga meminta Satpol PP bisa ditempatkan pada setiap parkiran untuk melihat juga menjaga keamanan.

Kristin Ronsumbre, salah satu warga Mapurujaya, Distrik Mimika Timur yang pada Kamis (28/9) mengalami pencurian saat sedang berada di toilet kantor. Pencurian terjadi di area parkiran kantor Puspem.

Pelaku berhasil membawa satu buah helm dan tas milik Kristin, saat korban sedang berada di toilet. Pencurian begitu cepat karena korban berada di toilet cuman sebentar. Saat keluar dari toilet barang miliknya sudah tidak ada lagi.

Kepada Wartawan Kristin mengakui, helm dan tas jinjing berisi kartu kuning, sepasang sepatu milik anaknya serta kunci rumah sengaja digantung dan ditinggalkan karena ia hendak ke toilet umum khusus wanita yang terletak dilantai 1 gedung A Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem). Namun nahas usai keluar dari toilet dan hendak menjalankan SPMnya, ia pun melihat tas dan helmnya raib.

"Saya tidak lama dalam kamar kecil. Karena cuman buang air kecil saja tapi begitu saya keluar tas dan helm saya sudah tidak ada," ungkap Kristin.

Terkait hal itu ia mengharapkan, agar di setiap area parkir di kantor Puspem bisa dioasang CCTV untuk memantau keamanan kendaraan.

"Ini kantor pemerintah. Apa lagi di Timika banyak sekali pencuri. Saya heran sekali kantor Pemerintah bisa bebas masuk pencuri," harapnya.

Selain itu, ia mengharapkan adanya peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Ia mengatakan bukan hal yang tidak mungkin kalau anggota satpol pp juga ditempatkan di setiap area parkir.

Sebab menurut dia, satpol pp merupakan polisi pemerintah dan telah ditempatkan dalam wilayah pemerintahan. Dengan demikian, khusus di kantor Puspem Mimika harus dibagi tugas setiap anggota satpol pp untuk mengawasi lingkungan termasuk temoat parkir.

"Kasihan kita punya helm saja dicuri. Apa lagi barang mahal lainnya. Satpol pp di kantor ini paling banyak, tapi kenapa tidak bisa awasi lingkungan?," tuturnya.

Hal yang sama juga diakui oleh salah seorang pegawai pada dinas tata kota (Distako). Pegawai honor yang tidak mau disebutkan namanya ini mengakui, sebukan lalu pernah kehilangan helm dan jacket yang juga ditinggalkan diatas motor di parkiran.


"Saya punya helm dan jacket juga pernah hilang bulan lalu. Tidak tahu siapa yang ambil. Coba kalau di parkiran ada CCTV pasti pelaku takut untuk mencuri," ungkapnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment