Pemekaran Kampung Perlu Dikaji

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) – Aspiras dan usulan pemekaran distrik dan kampung di Kabupaten Mimika sudah banyak diterima anggota  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika melalui komisi B. Namun, aspirasi dan usulan itu  harus terlebih dahulu di kaji lebih lanjut oleh anggota DPRD.

“Pengusulan terkait pemakaran Kabupaten, Distrik, dan Kampung di Kabupaten Mimika sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu hanya masih sebatas usulan,” kata  Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Mimika Saleh Alhamid  ketika ditanyai soal aspirasi masyarakat tentang pemekaran distrik dan kampung, di DPRD Kabupaten Mimika, Kamis (8/9).

Dia menjelaskan aspirasi itu masih terkendala di Menteri Dalam Negeri, karena  pemekaran daerah otonomi baru masih di pending. Sedangkan pemekaran distrik dapat dilakukan, namun, harus melihat dari jumlah kampung yang ada dalam satu distrik tersebut. Apabila memungkinkan maka dapat dilakukan pemekaran.
“Selama ini DPRD sudah banyak menerima usulan terkait pemekaran kampung. Namun, hal ini perlu dikaji terlebih dahulu. Karena dalam waktu dekat akan diadakan perhelatan pemilihan kepala daerah. Apabila dilakukan pemekaran kampung, nantinya akan membingungkan dinas kependudukan untuk membuat Daftar Pemilih Tetap (DPT),”katanya.  (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment