Pemimpin Harus Takut Tuhan dan Paham Birokrasi

Bagikan Bagikan




SAPA(TIMIKA) - Ketua Majelis Wilayah GPdI Mimika Timur Baru Pdt Eliwut Sawaki menghendaki seorang pemimpin yang memimpin Mimika ke depan adalah orang yang takut akan Tuhan.

"Untuk itu dari agama manapun yang akan menjadi pemimpin, yang paling utama adalah takut akan Tuhan. Karena yang takut akan Tuhan pasti akan bekerja dengan baik untuk bangsa dan negara,kata Ketua Majelis Wilayah GPdI Mimika Timur saat ditemui Salam Papua di Gereja Eben Heazer Sabtu (16/9) lalu.

Menurutnya, apabila seorang pemimpin yang tidak takut Tuhan otomatis di dalamnya banyak hal lain yang tidak diinginkan masyarakat. Seorang pemimpin harus mempunyai visi dan misi yang jelas sesuai kebutuhan masyarakat,  sehingga bisa menjangkau sampai ke akar rumput.

"Kalau masyarakat hidup sejahtera, otomatis akan tercipta situasi aman dan damai. Tetapi kalau masyarakat hidup tidak dengan baik, maka banyak hal bisa timbul terutama dari sisi ekonomi,” katanya.

Selain itu, Dia mengungkapkan, seorang pemimpin harus memahami birokrasi sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik.

"Jangan seperti kemarin, DPR kita sampai sudah mau akhir tahun baru ada dan itu semua membuat kemacetan dalam pembangunan daerah dan kita di Gereja juga merasakan hal itu,” ujarnya.

Untuk itu dia mengharapkan, agar orang yang menjadi pemimpin Timika ke depan tidak lagi mengalami peristiwa serupa. Sehingga pembangunan daerah Mimika bisa berjalan maksimal dan semua dana dapat terserap dengan baik. Kabupaten Mimika menjadi kota yang maju, aman dan damai. Di samping itu, pemimpin juga harus memperhatikan 6 agama yang ada karena lembaga agama merupakan mitra kerja pemerintah.


“Agama juga butuh perhatian dan kerja sama dengan pemerintah. Gereja juga punya visi dan misi karena masyarakat lebih dominan dalam gereja,” ujarnya. (Albin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment