Pencaker 7 Suku Palang Main Office

Bagikan Bagikan




Ratusan pencaker ini menilai Management PT Freeport Indonesia lebih mengutamakan pendatang dibandingkan masyarakat asli.

SAPA (TIMIKA) - Masyarakat tujuh suku yang tergabung dalam Pencari Kerja (Pencaker), Selasa (12/9) melakukan pemalangan terhadap Kantor Mine Office (Helyped lama Bukit Barat) untuk mempertanyakan kejelasan kerja. Ratusan pencaker ini menilai Management PT Freeport Indonesia lebih mengutamakan pendatang dibandingkan masyarakat asli.

Aksi pemalangan pada pukul 09.50 WIToleh sekitar 100 pencaker itu,  dilakukan dengan menggunakan besi, kayu dan tripleks.

Koordinator demo Yuli Uamang dalam orasinya meminta pihak Management Freeport untuk memberikan penjelasan terkait pencaker tujuh suku yang sejak tiga bulan lalu hingga saat ini belum dipanggil kerja. Sedangkan masyarakat dari luar Papua yang melamar telah dipanggil dan sudah mengikuti training dan bahkan ada yang langsung bekerja.

“Kami datang tanya, kenapa mereka (masyarakat pendatang) dipercepat prosesnya untuk kerja, sedangkan kami ini masih tunggu berbulan-bulan untuk masuk kerja,” kata Yuli Uamang.

Sementara itu, setelah mendapatkan informasi pemalangan tersebut, Ketua Tongoi Papua mewakili Management Freeport, Frans Pigome langsung bertemu dengan massa pendemo. Dalam penyampaiannya Frans Pigome, meminta kepada para pencaker masyarakat tujuh Suku agar bersabar, kontraktor yang menyuplai tenaga untuk bekerja di Freeport masih menunggu konfirmasi dari perusahaan yang membutuhkan karyawan.

“Kalau bisa bersabar dan berikan waktu kepada kami untuk memproses itu,” kata Frans Pigome.
Ia menjelaskan, sebanyak 40 orang karyawan perempuan telah diterima  bekerja di Pangansari. Mereka dibagi dalam dua tahap dan harus menyertakan surat ijin kerja dari suami sebagai salah satu persyaratan untuk bekerja. Apabila ada surat tersebut karyawan-karyawan tersebut sudah bisa dipanggil untuk mengikuti training dan bekerja.

“Ada 40 orang, tahap pertama dan kedua. Cuma harus ada surat persetujuan dari suami,” jelasnya.
Kepada massa pendemo, Frans mengatakan akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk melihat secara langsung kendala yang dihadapi, sehingga kedepannya proses penerimaan karyawan tidak ada kendala.

“Saya akan mengecek langsung kelapangan, kendalanya dimana, supaya kita perbaiki,” ujarnya.
Saat terjadi pemalangan di kantor Mine Office Tembagapura, personil dari Polsek Tembagapura yang dipimpin langsung Kanit Patroli Aiptu Fitra Jaya tiba ti TKP untuk melakukan pengamanan dibantu oleh Satgaspam Obvitnas serta Security Risk Management (SRM).

Kapolres Mimika AKBP Victor D Mackbon saat dikonfirmasi terkait aksi pemalangan di kantor Mine Office Tembagapura menjelaskan, aksi pemalangan dilakukan oleh pencaker tujuh suku. Mereka meminta agar diberikan kesempatan untuk bekerja sebagai karyawan Freeport. Pencaker tujuh suku nantinya akan difasilitasi dan diberi ruang oleh pihak Management untuk bekerja. Namun sebelum bekerja, mereka akan ditraining terlebih dahulu agar bisa bekerja secara professional nantinya.


“Mereka minta dipekerjakan oleh Management PT Freeport. Dan sudah di fasilitasi, serta akan tetap dikasih ruang untuk bekerja dan akan dilatih sebelumnya agar bisa profesional nantinya,” kata Kapolres Mimika. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

2 komentar:

  1. Tidak adil penerimaan kariawan baru pihak Manajemen PTFI, di utamakan orang pendatang di banding orang putra daerah 7 suku.

    ReplyDelete
  2. Aslamalikum warahmatullahi wabarakatu
    ini kisah nyata saya . . . .
    perkenalkan nama saya pak Gunawan saya berasal dari kota yogyakarta saya bekerja sebagai seorang karyawan di salah satu perusaan Yogyakarta.dimana saya sudah hamper kurang lebih tiga tahun lamanya saya bekerja di perusaan itu.
    Keinginan saya dan impian saya yang paling tinggi adalah ingin mempunyai sebuah kendaraan roda empat atau sebuah mobil pribadi sendiri,namun jika hanya mengandalkan gaji yah mungkin butuh waktu yang sangat lama dimana belum biaya kontrakan dan utan yang menumpuk justru akan semakin sulit dan semakin lama impian itu tidak akan terwujud
    saya coba" buka internet dan saya lihat postingan orang yg sukses di bantu oleh seorang aki dari sana saya coba menghubungi aki awalnya saya sms terus saya di suruh telpon balik disitulah awal kesuksesan saya.jika anda ingin mendapat jalan yang mudah untuk membayar hutang lewat sebuah jalan pesugihan putih lewat bantuan seseorang dari gunung kidul dan akhirnya saya pun mencoba menghubungi beliyau dengan maksut yang sama untuk impian saya dan membayar hutang hutang saya.puji syukur kepada tuhan yang maha esa melalui bantuan aki romo dukun super natural dari gunung kidul membantu saya lewat dana gaib langsung masuk rekening saya 1 milyar
    Saya mau mengucapkan banyak terimah kasih kepada ki romo atas bantuannya untuk mencapai impian saya sekarang ini dan sya sudah punya kendaraan beroda 4 yaitu hrv
    Dan jika anda ingin bantuan seorang dukun super natural untuk mendapatkan dana gaib yang di jamin sukses silahkan anda hubungi ki romo di nomor telepon 085-218-653-567 terimah kasih atas bantuannya....
    ..

    ReplyDelete