Pengenalan Napza di Kalangan Anak Sekolah

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) Masa-masa sekolah merupakan momentum mencapai indentitas diri melalui mencoba segala hal. Sehingga hal tersebut sangat berpeluang pada terjebaknya remaja dengan penggunaan Narkotika sampai berujung pada pergaulan bebas. Untuk itu, perlu disampaikan hal-hal yang harus dihindari supaya remaja dapat fokus pada cita-cita yang dipilih. Salah satunya terkait bahaya Narkotika. Penyampaian kelas inspirasi dan penyuluhan Napza (Narkotika, Psikotropika dan Zat Aditif) perlu dilakukan di kalangan anak-anak sekolah. Akhirnya mereka dapat menghindari hal-hal yang negatif dan selalu berfokus pada hal-hal yang positif.

Berdasarkan alasan tersebut, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Pengawasan Klinik dan Dokter Praktek Swasta Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Susanti J Wulansari S.si. Apt kepada wartawan mengatakan, dalam menyambut hari Farmasi sedunia pada 25 September 2017, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) PC Mimika telah melakukan kegiatan Kelas Inspirasi dan Penyuluhan Napza (Narkotika, Psikotropika dan Zat Aditif).

“Kegiatan ini kami lakukan untuk membangkitkan semangat siswa-siswi SD supaya memiliki dan memfokuskan diri pada cita-cita yang telah mereka pilih sejak dini. Pikiran mereka yang tadinya negatif dapat dialihkan ke hal yang positif agar cita-cita mereka terwujud,” katanya.

Menurut Susanti, penyuluhan Napza yang diberikan ke siswa SMP dan SMA bertujuan supaya mereka mengetahui dan mengerti tentang napza. Baik dari segi pengaruh terhadap kesehatan maupun kehidupan sosial mereka. Penyuluhan tersebut merupakan kegiatan yang kedua dan sasarannya kepada sekolah yang berbasis masyarakat lokal.

“Sasaran kegiatan ini adalah sekolah yang berbasis masyarakat lokal. Tahun ini merupakan tahun kedua dalam pelaksanaan kegiatan yang sama. Pertama kali dilakukan pada Maret 2016 di Sekolah Taruna Papua SP4,” ujarnya.

Untuk tahun ini lanjutnya, dilakukan di Sentra Pendidikan SP 5. Sebagai koordinator bidang terkait, Widi L Capawaty, S.Farm.,Apt. merupakan penanggungjawab atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Untuk memaksimalkan informasi yang diberikan dalam penyuluhan ini, maka IAI PC Mimika menggandeng Badan Narkotik Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika. Narasumber BNNK Mimika Kompol Mursaling, SH.,MH selaku Kasie Pemberantasan menyampaikan materi tentang pengaruh Napza terhadap kehidupan sosial dan dampak hukumnya.

Di dalam kegiatan ini juga diberikan materi tentang Dagusibu. Yaitu bagaimana cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat dengan benar. Juga dilakukan demo cara cuci tangan yang baik sebagai bagian dari perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).


Kegiatan ini diharapkan dapat memberi manfaat yang positif  bagi seluruh siswa-siswi di Sentra Pendidikan. Dan kerjasama yang telah dilakukan dengan BNN dapat berlanjut terus demi menyelamatkan anak-anak bangsa dari pengaruh obat-obat terlarang. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment