Polisi Masih Selidiki Pemalsuan KTP dan KK

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) – Kanit Reskrim Polsek Miru Ipda Lexi Mediyanto mengatakan, sejauh ini pihaknya masih mendalami pembuatan kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu keluarga (KK) Palsu yang dicetak dengan tujuan untuk menerima bantuan dari Pemerintah Pusat (Pempus) dalam hal ini Program Keluarga Harapan (PKH).

“Kalau untuk pemalsuan KTP dan KK itu kita masih tindaklanjuti,” kata Lexi Mediyanto saat ditemui wartawan di ruang kerjanya di Polsek Miru, Senin (18/9).

Menurutnya, pemalsuan KTP dan KK dengan dalih untuk mendapatkan bantuan tersebut, tanpa didasari merupakan masalah yang serius. Sehingga dia menginstruksikan kepada anggotanya untuk merespon hal tesebut.

“Karena, yah memang ada dugaan jadi saya sudah instruksikan kepada anggota bahwa ini masalah serius. Bukan masalah KTPnya saja tetapi di luar dari masalah pemalsuan ini kan dan pembuatan KTP itu adalah kegiatan nasional,” terangnya.

Ia menjelaskan, program tersebut merupakan program nasional yang dibuat oleh Pemerintah untuk memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Namun jika dapatnya dengan cara illegal, maka akan sangat merugikan negara. Pihaknya tengah mendalami kasus tersebut.

“Tindakan dari pelaku-pelaku ini nanti kita akan buktikan pada saat penyelidikan berjalan. Tetap kita akan dalami kasus itu dan kita akan panggil siapa-siapa yang terlibat didalamnya,” jelasnya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment