Rp5 Miliar, Pengerjaan Jalan Banti – Aroanop Capai 50 Persen

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mimika, Robert Mayaut, mengatakan pencapaian proses pengerjaan Jalan Banti - Aroanop sudah rampung mencapai 50 persen. Pengerjaan ini menggunakan alokasi anggaran sebesar Rp5 miliar.

“Kalau saya tidak salah anggaran pengerjaan Jalan Banti - Aroanop itu Rp5 miliar, dan itu murni dari APBD, bukan DAK. Sekarang pengerjaannya sudah 50 persenan,” kata Robert, saat ditemui di gedung DPRD Mimika, Selasa (26/9).

Pembangunan jalan yang dikerjakan dari Banti hingga ke Aroanop deperkirakan sepanjang 10 km, dan saat ini sudah berhasil dibangun sepanjang 5 km. Sementara untuk luas pengerjaan jalan ini, kata Robert, belum bisa dipastikan, mengingat medan didaerah pengunungan berliku-liku.

“Kalau kita tarik garis lurus, mungkin itu sekitar 10 kilometer, tapi disana kan jalannya itu belok-belok, jadi bisa saja nanti lebih dari 10 kilo,” ujarnya.

Kendala dalam pengerjaan Jalan Banti Aroanop, selain trasnportasi yang sulit dijangkau, juga mengalami kesulitan bahan bakar yang mengakibatkan keterlambatan pengerjaannya. Bahkan itu dapat berlangsung sampai berbulan-bulan lamanya hanya untuk pengiriman bahan bakar.

“Masalah bahan bakar ini yang kita kadang kesulitan, karena kita susah untuk bawa bahan bakar ke atas. Itu yang kadang membuat kita kalau mau suplai apa diatas, jadinya terhambat,” katanya.

Kendati demikian, saat ini dukungan dari PT Freeport Indonesia (PTFI), terutama dalam bentuk mobilisasi, sangat bermanfaat untuk memperlanjcar pengerjaan jalan. Selain itu, untuk bantuan bahan bakar, sampai saat ini juga mendapat bantuan dari PTFI.

“Jadi dukungan Freeport, itu pada saat kita mau bawa alat berat keatas. Itu sangat membantu sekali. Seperti kemarin saat kita bawa excavator keatas yang dibantu oleh pihak Freeport,” tuturnya.
Meski terdapat sejumlah kendala, Robert optimis dan memberi targetkan pengerjaan Jalan Banti - Aroanop akan dirampung tahun ini.


“Desember, target itu sudah selesai. Nanti kalau memang belum selesai, berarti akan ada petunjuk di akhir tahun, dan proyek tidak akan dilanjutkan,” katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment