Satpol PP Tarik Mobil dari Mantan Pejabat

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mimika, dipimpin langsung oleh Kasatpol PP, S. Marandof mulai melaksanakan penarikan seluruh kendaraan khusus roda empat di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)  yang masih berada di tangan mantan pejabat. Hal ini dilakukan sesuai surat perintah  dari Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE.MH.

Marandof usai penyerahan tiga mobil milik Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) di halaman kantor Satpol PP, Kompleks Kantor Pusat Pemerintahan, SP III, Senin (11/9) menjelaskan, kendaraan tersebut ditarik dari semua mantan pejabat dan juga ada beberapa dari pejabat yang telah dinyatakan non job.  

“Hari ini (kemarin-Red) kami sudah menarik tiga unit mobil dari pejabat lama di Dispenda, dan langsung diserahkan kepada pejabat baru. Kendaraan ini semua milik negara bukan milik pribadi. Berarti yang merupakan milik negara harus dikembalikan. Kasihan pejabat yang baru kalau tidak ada kendaraan, mau menjalankan operasional pakai apa?,” kata Marandof.

Menurut dia, penarikan dilakukan berdasarkan adanya surat masuk dari setiap SKPD. Dengan demikian ketika telah menerima surat permintaan, maka akan langsung dieksekusi. Dalam beberapa hari kedepan, akan terus melakukan penarikan dibeberapa dinas lain yang telah mengirimkan surat perintah seperti, Dinas Pendidikan Dasar dan Kebuadayan (Dispendasbud) dan Distrik Hoya.

“Kami akan layani dinas yang sudah masukan surat. Karena tidak mungkin dalam sehari kami lakukan penarikan di lebih dari satu SKPD,” tuturnya.

Marandof berharap, seluruh mantan pejabat di setiap SKPD harus berbesar hati mengembalikan semua aset Pemda, termasuk kendaraan. Sebab semua yang dipakai selama menjabat merupakan aset milik negara.

Saat ini baru dari Dispenda yang kami tarik, kami belum menemukan adanya kendala. Kami harap untuk SKPD lainnya bisa kooperatif seperti Dispenda. Intinya kami mengharapkan adanya sikap kooperatif untuk mengembalikan aset milik negara,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dispenda, Elisabeth Cenawati mengatakan, dengan telah dikembalikannya tiga unit mobil dari pejabat lama, selanjutnya akan dibuatkan surat pernyataan atau hitam di atas putih yang dilengkapi dengan meterai. Hal ini dilakukan sebagai pernyataan penguatan, bahwa setiap pejabat yang hendak mengakhiri masa jabatan, harus meninggalkan semua aset, khusus kendaraan tanpa harus ikut pindah.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Satpol PP yang telah membantu mengembalikan kendaraan operasional di Dispenda. Dengan dikembalikannya kendaraan dinas, maka operasional lapangan di Dispenda akan menjadi lebih lancar.

“Kami sangat berterimakasih kepada Satpol PP, karena sudah membantu mengembalikan kendaraan kami. Kebetulan selama ini memang operasional di lapangan menjadi kendala, karena kendaraan kami kurang dan susah sekali. Kendaraan ini sangat mendukung operasional kami,” ungkap Elisabeth.

Elisabeth mengakui, berdasarkan data yang diketahuinya, jumlah sementara aset berupa kendaraan milik Dispenda hanya sebanyak tiga unit. Ia mengakui, kemungkinan sangat banyak, namun merupakan aset beberapa tahun sebelumnya.

“Saya baru menjabat di Dispenda, jadi sementara yang saya tahu hanya tiga unit mobil. Mungkin saja ada kendaraan-kendaraan yang saat ini masih di pejabat  lama, tapi itu saya belum tahu pasti,” ungkapnya. (Acik)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Halo,
    Ini adalah untuk memaklumkan kepada orang ramai bahawa Puan Henrietta Fernando, pemberi pinjaman pinjaman swasta telah membuka peluang kewangan kepada sesiapa yang memerlukan sebarang bantuan kewangan. Kami memberi pinjaman pada kadar faedah 2% untuk individu, syarikat dan syarikat di bawah terma dan syarat yang jelas dan difahami. Hubungi kami hari ini melalui e-mel untuk memohon dan mendapatkan pinjaman segera: (henriettafernandoloanfirm@gmail.com)

    ReplyDelete