Segera Bahas Nasib Insentif Guru Honor

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika diminta agar segera menyelesaikan pekerjaan rumah berupa penyelesaian pembayaran insentif guru honor yang sampai saat ini belum ada kejelasan.

"Saya minta, DPRD sama Pemda segera menyelesaikan, persoalan pembayaran insentif kami para guru honor yang belum dibayar. Ini seharusnya menjadi pekerjaan rumah antara pemerintah dan DPRD supaya segera dibahas," kata  Guru SD YPPK Pusinara Amungun Distrik Agimuga, Jerbeam Amokwame kepada Salam Papua ketika ditemui dai Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem), Selasa (12/9).

Menurutnya persoalan insentif ini merupakan utang dari pemerintah daerah yang harus diselesaikan. Sebab masalah itu hingga saat ini  sudah hampir memasuki semester kedua insentif para guru belum juga dibayarkan.

"Ini utang Pemda yang harus di selesaikan. Kita sudah menunggu cukup lama, dan sekarang sudah masuk semester kedua tapi hak-hak kami belum dibayar," ujarnya.

Dia menjelaskan, pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Dispendasbud) bahwa insentif guru honor tidak ada dalam DPA merupakan hal yang tidak masuk akal. Selama ini tidak ada APBD perubahan 2017, dengan demikian kata dia, anggaran insentif itu seharusnya tetap ada dan tidak ada perubahan dari tahun sebelumnya.

"Insentif ini seharusnya sudah otomatis ada dan sesuai semua nominalnya kepada setiap guru, itu sudah ada di DPA, jadi jangan lagi di putar sana-sini," ujarnya.

Dia berharap, persoalan ini bisa menjadi suatu prioritas yang harus dilaksanakan dalam pembahasan antara DPRD dan Pemkab Mimika.

"Ini harus jadi prioritas supaya masalah ini bisa segera selesai, kasihan nasib kami para guru sampai sekarang menunggu insentif dibayarkan," harapnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment