Seorang Warga Dianiaya OTK, 2 Motor Dibakar

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA)Hendak membeli pulsa di sebuah kios yang tidak jauh dari rumahnya, korban Hosea Gobay (30) warga Pasar Damai dianiaya oleh 4 orang pelaku. Korban mengalami luka memar pada wajah dan luka lecet pada tangan kanan. Buntut dari kejadian tersebut, keluarga korban yang tidak terima melampiaskan kekesalan dengan membakar dua unit kendaraan roda dua. Kejadian tersebut terjadi di jalan Leo Mamiri Pasar Damai, Senin (18/9) sekitar pukul 05.40 Wit.

Kanit Reskrim Polsek Miru Ipda Lexi Mediyanto menjelaskan, saat itu korban keluar dari lorong rumahnya untuk membeli pulsa saat hendak melakukan aktivitasnya. Tiba-tiba 4 orang yang merupakan pelaku mendatangi korban dan mendorong serta memukul korban dari belakang hingga korban jatuh. Akibatnya, korban mengalami luka lecet pada bagian tangan kanan.

Korban dikeroyok oleh pelaku hingga menyebabkan korban luka pada bagian wajah dan mengalami pendarahan di bagian hidung serta sakit pada rahang sebelah kiri.

“Kalau untuk pembakaran motor inikan laporannya baru dibuat di Penjagaan. Yang jelas sesuai dengan hasil olah TKP, anggota menjelaskan kejadian awalnya sekitar jam 05.30 tadi. Untuk kronologisnya, pada saat itu korban hendak datang di sekitar TKP untuk membeli pulsa. Tiba-tiba muncul 4 orang yang diduga pelaku dan langsung berhadap-hadapan dengan korban serta mendorong korban hingga jatuh. Jadi korban mengalami luka pada bagian tangan kanan dan siku. Setelah terjatuh korban langsung dianiaya di bagian wajah,” jelas kanit Reskrim Polsek Miru Ipda Lexi mediyanto saat ditemui wartawan di ruang kerjanya di Polsek Miru, Senin (18/9).

Korban sempat menghubungi keluarganya yang tidak jauh dari lokasi kejadian yang datang membantu korban. Keempat pelaku yang mengetahui keluarga korban sudah banyak di TKP, lalu melarikan diri.

“Setelah kejadian itukan membuat suasana di situ jadi ramai. Karena korban tidak tahu masalah bagaimana koq langsung dianiaya begitu. Dia berusaha hubungi masyarakatnya yang berada di sekitar situ (Pasar Damai),” jelasnya.

Keluarga korban yang melihat motor yang diparkir di TKP, melampiaskan kekesalan dengan manaruh kedua motor tersebut di tengah jalan dan membakar hingga hangus. Diketahui kedua motor tersebut bermerk Yamaha. Satu unit telah diidentifikasi pemiliknya bernama Baharudin Daeng Tammu berjenis Jupiter Z berwarna hijau dengan nomor Polisi DS 2457 MT, sedangkan motor yang lain hingga kini belum diketahui pemiliknya.

Lexi menyayangkan terjadinya pembakaran motor. Seharusnya keluarga korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian supaya pelakunya segera ditangkap.

“Kita juga cukup menyesalkan kenapa sampai bisa terjadi hal seperti itu. Pelampiasan dari keluarga korban ini yang membakar motor,” tuturnya.

Korban yang berada di TKP langsung diarahkan Polisi untuk membuat Laporan Polisi terkait kejadian tersebut. Korban diarahkan untuk melakukan visum untuk proses hukum selanjutnya.

Sementara itu salah seorang pemilik motor yang dibakar, Baharudin Daeng Tammu kepada wartawan menjelaskan, saat itu dirinya sedang ojek, namun motor miliknya mengalami sedikit masalah sehingga dia mendorongnya untuk mencari bengkel terdekat.

Saat di TKP dia memarkirkan motornya di depan bengkel dengan harapan setelah bengkel buka, motornya bisa diperbaiki. Berselang beberapa jam, saat ia kembali dan menanyakan keberadaan motornya kepada salah seorang warga yang berada di situ, warga menyampaikan agar memastikan motor miliknya ke Polsek Miru. Sebab ada dua motor yang tadi dibakar.


“Motor saya rusak jadi saya parkir di depan bengkel karena belum buka jadi saya taruh di depan bengkel. Saya balik untuk mau antar motor perbaiki tapi motor saya sudah tidak ada, jadi ada warga yang bilang coba cek ke Polsek karena tadi ada motor yang dibakar,” jelasnya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment