Serapan Rendah, Eksekutif Jangan Patok APBD Terlalu Tinggi

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) - Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Mimika, Karel Gwijangge mengatakan, eksekutif seharusnya tidak mematok Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terlalu tinggi, sebab, serapan APBD tahun 2017 sangat rendah. Jika dipaksakan, dikuatirkan akan membebani APBD.

“Harusnya eksekutif jangan mematok besarnya APBD sebesar Rp2,9 triliun, angka itu terlalu tinggi, apabila melihat serapan anggaran selama ini,” kata Karel saat diwawancara diruang sidang DPRD, Senin (25/9).

Eksekutif berani mematok APBD 2017 sebesar Rp2,9 triliun, dikuatirkan pada akhirnya akan melahirkan hutang yang cukup banyak di tahun 2018. Budget terlalu tinggi, sedangkan pendapatan dari tiga termin tidak jalan.

Beberapa waktu lalu, kata Karel, eksekutif meminta APBD Perubahan segera di bahas. Hal itu juga di inginkan tim dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tetapi, kondisi riil eksekutif masih monitoring.

“Kami di DPRD meminta hal ini jangan tergesa-gesa dilakukan, karena akan menjadi beban APBD nantinya. Prinsip kehati-hatian itu sangat penting digunakan,” katanya.

Sebab itu, menurut Karel, kegiatan yang tidak berjalan di tahun 2017 alangkah lebih baik dipending, itu untuk menekan anggaran nantinya. Selama tahun 2017 ini, roda pemerintah pun tidak berjalan mulus, SKPD seharusnya mencari uang.

Karel mencontohkan, keberadaan anggaran dinilai sangat tidak mungkin dicapai oleh pemerintah, dimana royalty dari PT. Freeport Indonesia sebesar Rp1,1 triliun. Sampai saat ini juga pembayaran memasuki termin ke 4, baru sebesar Rp400 milyaran.

“Hal ini harus diperhatikan. Pendapatan dari setiap termin selama ini tidak jalan karena tidak ada pemasukan. Janganlah membebani APBD 2018. Untuk tahun 2018 nantinya pemerintah harus sudah fokus kepada program-program yang baru,” tuturnya.

Terkait besarnya APBD yang di patok sebesar Rp2,9 triliun oleh pihak eksekutif, Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Ausilius You, S.Pd., MM mengatakan, Semua pihak harus optimis untuk kepentingan bersama. Itu semua akan didorong  dan SKPD akan berjuang agar dapat memenuhi target yang ada.

“Kita lagi usahakan, semuanya lagi kami persiapkan. Apabila nanti ada informasi, kami akan sampaikan lagi. Dalam waktu dekat ini akan kami sampaikan lagi sampai menunggu petunjuk dari Bupati,” katanya. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment