Sosialisasi Pemilukada Diminta Merata Bagi Masyarakat

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) -  Menyikapi  adanya sosialisasi menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak 2018 yang sudah diawali hanya di beberapa distrik dan tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat wajib pilih, Kepala Kampung Limau Asri Barta, Freansiskus Pinimet meminta  Pemda melalui instansi terkait atau Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) harus bisa melakukan sosialisasi secara merata dan langsung berhadapan dengan masyarakat.

“Memang kami sebagai Aparatur dilibatkan dalam sosialisasi, tapi level kami bukan level politik. Politik itu ada di level atas. Sosialisasi langsung ke masyarakat itu baru mutlak,” kata Fransiskus ketika ditemui Salam Papua di Balai Kampung Limau Asri Barat, Distrik Iwaka beberapa waktu lalu.

Fransiskus mengatakan, meski aparat distrik dan kampung terlibat dalam sosialisasi tersebut, namun  masyarakat tidak dilibatkan. Semestinya  masyarakat pun diikutsertakan supaya mereka tahu. Karena itu, KPUD sebaiknya  terjun ke setiap kampung dan berhadapan  langusng dengan masyarakat. Sehingga masyarakat mendengar langsung dan bisa mengerti.

Ketika ditanyai terkait tindak lanjut sosialisasi yang telah diberikan Kesbangpol beberapa waktu lalu, ia mengaku  akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat jika Alokasi Dana Desa (ADD) anggaran 2017 sudah diterima.


“Kalau Kesbangpol dan KPUD sudah mengeluhkan dana, apa lagi kami yang sebagai Kepala Kampung? Kami mau kumpulkan masyarakat pakai dana dari mana?. Kita akan sosialisasikan kalau ADD sudah dicairkan. Tapi itu juga belum tentu diizinkan menggunakan ADD,” katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment