Sub Penyalur Dioperasikan, Pasokan BBM Asmat Aman

Bagikan Bagikan




SAPA (ASMAT) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Asmat melalui Kepala Bidang Pedagangan, Marthinus Roempoembo mengatakan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di Asmat, setelah enam sub penyalur dioperasikan.

“Masyarakat tidak lagi kekurangan BBM, kalau sub penyalur sudah masuk dan beroperasi,” katanya, Senin (18/9).

Rencananya, dua sub penyalur akan beroperasi pada bulan Oktober 2017, dan empat lainnya pada awal 2018.

Beroperasinya enam sub penyalur BBM atas pengajuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asmat kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan beberapa waktu lalu Tim dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mendatangi Asmat.

“Mereka sudah melakukan survey di dua titik yang akan dibangun pangkalan dua sub penyalur. Lokasinya di Bayun dan Muara Pantai Kasuari. Menurut tim tersebut lokasinya sudah layak, sehingga tinggal dibangun sekaligus diresmikan,” katanya.

Sebelumnya, kata dia, hanya ada beberapa agen penyalur di Kabupaten Asmat. Sehingga kebutuhan BBM di Asmat belum merata. Selain itu terjadi perbedaan harga antar pedalaman dan di Kota Agats.
“Agen ada tujuh, tapi BBM selama ini selalu kekurangan. Sehingga pemerintah masukkan lagi enam sub penyalur. Bupati menargetkan di setiap distrik minimal ada satu sub penyalur. Kita tentu dukung,” ujar dia.

Marthinus optimis dengan adanya tujuh agen ditambah dengan enam sub penyalur, kebutuhan di pedalaman akan terpenuhi, dan kesenjangan harga BBM dapat diatasi.
“Kami hadirkan enam sub penyalur ini dalam rangka pemerataan, sekaligus menekan harga BBM di pedalaman yang cukup tinggi,” tuturnya.

Dijelaskan, jatah BBM subsidi untuk masyarakat di kampung-kampung akan didistribusikan oleh sub-sub penyalur tersebut, sehingga warga tidak lagi kekurangan. Selama ini, masyarakat memasok langsung di kota.

“Seperti di Kamur saat kami ikut survey kemarin, masyarakat sangat berterima kasih kalau sub penyalur sudah beroperasi. Selama ini mereka menempuh perjalanan yang sangat jauh hanya untuk ambil 30 liter minyak di Agats,” katanya.

Dia menambahkan, pemerataan BBM subsidi di Kabupaten Asmat merupakan implementasi dari Program BBM Satu Harga untuk menekan biaya keseharian masyarakat seperti transportasi, harga makanan dan logistik.


“Kalau sub penyalur yang di berpangkalan di Distrik Safan, dia yang akan melayani Distrik-distrik terdekat, seperti Fayit, Primapun dan distrik lainnya,”katanya. (Nuel)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment