Tim Percepatan Penyerapan Anggaran Dibentuk

Bagikan Bagikan


SAPA (ASMAT) — Pemerintah Kabupaten Asmat terus memacu penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017, dengan melaksanakan berbagai program dan kegiatan pembangunan sesuai dengan rencana kerja tahunan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Asmat, Halasson Frans Sinurat mengatakan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) telah menyusun draft untuk pembentukan tim percepatan penyerapan anggaran belanja barang jasa dan belanja modal.

“Tim percepatan ini terdiri dari tim anggaran. Tugasnya sesuai dengan SK Bupati, yang mana Bupati melimpahkan kewenangan kepada tim anggaran untuk mempercepat penyerapan,” kata Frans, Sabtu (16/9).

Berkaitan dengan upaya memacu pencapaian anggaran, tim percepatan memiliki kewenangan untuk menegur rekanan agar mempercepat pekerjaan atau proyek pemerintah. Pihak kontraktor yang lamban menyelesaikan pekerjaannya bisa didesak melalui sidang Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR).

“Tim itu mendorong agar pekerjaan yang dilaksanakan pihak ketiga cepat selesai di bulan Oktober, minimal pekerjaan-pekerjaan fisik itu sudah 80 persen. Tapi para kontraktor harus tetap memperhatikan kualitas pekerjaan fisik di lapangan,” katanya. 

Terkait penerimaan daerah, tambah Frans, target penerimaan hingga akhir Juni 2017 lalu sebesar Rp1,4 triliun yang terdiri atas pendapatan asli daerah, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.

Untuk PAD tahun 2017, pemerintah setempat menargetkan sebesar Rp91,3 miliar. Yang telah terealisasi hingga Juli 2017 sebesar Rp15,4 miliar. Menurutnya, nilai tersebut masih sangat jauh dari apa yang diharapkan.

“Selain penyerapan, kita juga berusaha mendongkrak PAD. Beberapa OPD yang belum menggali pendapatan diharapkan bekerja optimal dan punya inovasi,” tandasnya.

Sebelumnya, Bupati Asmat Elisa Kambu, S.Sos mengatakan salah satu ukuran kinerja pemerintah daerah dilihat dari penyerapan APBD. Jika penyerapan APBD baik, itu menunjukkan anggaran tersalurkan dengan baik ke masyarakat dalam bentuk program dan kegiatan pembangunan.


“Sekarang kita sudah masuk triwulan kedua atau semester terakhir. Penyerapan anggaran kita sudah mencapai 55 persen, dan ini akan naik terus,” kata Elisa Kambu.  (Nuel)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment