20 Parpol Terdaftar di KPUD Mimika

Bagikan Bagikan
Alfred Petupetu
SAPA (TIMIKA)-Sebanyak 20 Partai Politik (Parpol)  calon perserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 sudah mendaftar di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Mimika. Di hari terakhir pendaftaran satu Parpol yakni Partai Damai Sejahtera (PDS)  dinyatakan tidak mendaftar ke KPUD Mimika.

Dari data yang dihimpum media ini, 20 Parpol yang sudah terdaftar, yakni 19 Parpol nasional dan satu Parpol lokal. Diantaranya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Golongan Karya (Golkar), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Berkarya, Partai Garuda, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Demokrat, dan Partai Bersatu (partai lokal), Partai Hanura, PKPI, PIKA, Partai Rakyat, dan Partai Idaman.

Divisi Hukum dan Pengawasan KPUD Mimika, Alfred Petupetu kepada wartawan di Kantor KPUD Mimika Jalan Yos Sudarso Rabu (18/10) mengatakan, pendaftaran Parpol calon peserta Pemilu 2019 yang dibuka mulai 3-16 Oktober sudah ada 20 parpol yang sudah diterima pendaftarannya. Dimana parpol ini sudah sesuai dengan UU Nomor 7 tahun 2017 tentang syarat minimal dukungan adalah 1000 atau 1/1000 dari jumlah pemilih. Dimana di Mimika sebanyak 306 orang.

“Tanggal terakhir pendaftaran 16 Oktober 2017, namun, ada surat edaran dari KPU Provinsi yang mengatakan ada perpanjangan waktu selama 1 x 24 jam bagi Parpol untuk menyiapkan data yang dinilai kurang lengkap,” katanya.

Dikatakannya diakhir pendaftaran 17 oktober 2017 pukul 24.00 Wit  sebanyak 5 Parpol hadir ke KPUD Mimika untuk menyerahkan berkas. Sedangkan partai PDS tidak hadir untuk mengembalikan berkas ke KPUD. Kelima partai tersebut yakni, Partai Hanura, PKPI, PIKA, Partai Rakyat, dan Partai Idaman.

“Parpol yang sudah  mendaftar ke KPUD belum tentu lolos.  Untuk partai lama harus melalui ujian satu kali lagi yaitu penelitian administrasi. Hal ini menyangkut Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dan Kartu Tanda Anggota (KTA) Parpol. Untuk Parpol baru akan dilakukan verifikasi faktual,” ujarnya.

Dia menyebutkan,  setelah Parpol memasukkan dokumen untuk didaftarkan dan dinyatakan lengkap, pengurus Parpol menerima tanda terima. Langkah selanjutnya adalah KPU  akan melakukan penelitian. Dimana dalam penelitian, apabila ada dokumen Parpol yang tidak cocok atau terjadi pendobelan, baik KTA dan KTP, maka akan dikembalikan ke Parpol.

“Kami telah memberikan kelonggaran yakni apabila data Sipol baik softcopy dan hardcopy, surat penghubung, dan jumlah KTA dan KTP dikesampingkan untuk kecocokannya. Asalkan jumlah dari anggota memenuhi syarat, yakni 306,” ujarnya.

Seteleh itu, kata Petupetu,  KPUD Mimika akan melakuan penelitian administrasi selama sebulan dan akan diumumkan secara serentak Parpol yang akan mengikuti Pemilu 2019 mendatang. (Tomy)












Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment