50 Personil Gabungan Lakukan Pembersihan Sajam

Bagikan Bagikan
Pembersihan tenda sisa prosesi adat bayar kepala
SAPA (TIMIKA) - Wakapolres Mimika Kompol A Korowa, SH mengatakan, sebanyak 50 personil gabungan dari TNI/Polri melakukan  pembersihan Senjata Tajam (Sajam) sisa dari prosesi bayar kepala di Kwamki Narama. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi bentrok antar warga usai prosesi adat pembayaran kepala, Selasa (24/10).

"Giat di Kwamki Narama, tadi pagi kita telah melakukan satu pembersihan lingkungan, setelah pesta budaya bayar kepala dan bakar batu," kata Wakapolres Mimika Kompol A Korowa, SH saat ditemui Salam Papua di Mapolsek Miru jalan C Heatubun, Selasa (24/10).

Dia menjelaskan, pembersihan lingkungan yang dilakukan personil gabungan bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya insiden yang tidak diinginkan bersama dan berujung pada bentrok warga. Sehingga tidak terkesan adanya pembiaran dari pihak keamanan terhadap kegiatan yang dilakukan oleh warga Kwamki Narama.

“Masalah proses bayar kepala sudah lewat dan kita ambil langkah untuk tidak melakukan indikasi adanya pembiaran. Untuk itu tadi pagi kita apelkan personil kita dari Dalmas, Brimob dan TNI di bawah pimpin Kabag Ops Polres Mimika,” jelasnya.

Mantan Kabag Ops Polres Mimika itu menegaskan, usai pembersihan di Kwamki Narama, tidak ada masyarakat yang berjalan sambil membawa Sajam. Dalam hal ini parang dan panah. Apabila kedapatan, warga yang membawa panah akan dikenakan pasal UU darurat. Kendati demikiam, dirinya meminta kepada warga yang telah mengerti tentang hal tersebut agar bisa menyampaikan kepada saudara atau rekannya agar tidak membawa Sajam.

“Kalau masih kedapatan di jalan bisa kita kenakan UU darurat. Jadi kepada masyarakat yang mengerti kalau bisa mengingatkan kepada masyarakat yang lain agar membawa panah pada saat melaksanakan budaya,” tegasnya.


Dalam pembersihan tersebut. Personil gabungan membongkar sebanyak 5 tenda yang digunakan warga untuk berkemah sambil menunggu prosesi adat bayar kepala. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment