Bangunan Gereja St Bonafantura Keakwa Lapuk

Bagikan Bagikan




Ø  Umat Ibadah di Gedung SD YPPK

SAPA (TIMIKA) – Bangunan Gereja St Bonafantura di  Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah yang dibangun dengan bahan papan saat ini telah lapuk. Dengan lapuknya bangunan tua tersebut, saat ini umat Katolik di kampung tersebut terpaksa beribadah di gedung SD Yayasan Pendidikan Persekolahan  Katolik (YPPK).

“Sekarang kami ibadah di gedung sekolah saja karena  gedung gereja sudah lapuk,”ungkap salah seorang warga Keakwa kepada Wakil Bupati Kabupaten Mimika,Yohanes Bassang ketika hadir dalam  pembukaan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Capacity Bulding) Petugas dan Pendamping Sosial, Pemberdayaan Fakir Miskin, KAT dan PMKS Lainnya yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial (Dinsos) di balai Kampung Keakwa, Jumat (6/10).

Warga tersebut mengatakan, selain fisik bangunannya yang telah lapuk, gereja yang telah berusia belasan tahun tersebut tidak memiliki fasilitas untuk beribadah bagi umat katolik setempat seperti, bangku meja altar dan yang lainnya.

Menanggapi hal tersebut Wabup Yohanes mengatakan akan berusaha untuk memenuhi permintaan masyarakat. Yohanes mengatakan, akan segera melakukan koordinasi bersama Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemda Mimika untuk mengakomodir anggaran sehingga pembangunan gedung baru gereja St Bonafantura bisa dilaksanakan.

“Saya akan lakukan koordinasi dengan Dinsos dan Kesra supaya bisa memenuhi permintaan masyarakat Keakwa. Memang gereja ini sudah terlihat tua, apa lagi dibangun dari bahan papan,” kata Yohanes. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment