Banyak Pendamping Desa Tidak Berada di Kampung

Bagikan Bagikan
Kepala DPMK Asmat, Absalom Amirayam.
SAPA (ASMAT) – Banyak pendamping desa yang tidak melaksanakan tugasnya di kampung-kampung di Kabupaten Asmat. Para pendamping tersebut dianggap tidak serius bekerja, sehingga pemerintah bakal memberikan sanksi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung (DPMK) Kabupaten Asmat, Absalom  Amiyaram, Selasa (24/10). Dikatakan Absalom, pihaknya telah melakukan monitoring, dan mengetahui sebagian besar pendamping tidak melaksanakan tugasnya.

“Kami sudah melakukan monitoring, dan memang sebagian besar pendamping tidak berada di tempat tugas. Ini menjadi tantangan bagi kami,” ungkap Absalom.

Menurut dia, pemerintah setempat melalui DPMK telah memenuhi hak-hak pendamping, seperti membayarkan gaji dan operasional. Namun diketahui sebagian besar pendamping tidak melaksanakan tugas dan mereka berada di kota.

Lebih parahnya lagi, lanjut dia, ada pendamping yang tidak melaksanakan tugas, tapi justru memanipulasi laporan. “Ada yang hanya titip pesan ke kampung, supaya tolong didokumentasikan berbagai kegiatan. Lalu mereka buat laporan, tapi itu kita ketahui,” kata Absalom.

Salah satu distrik yang bermasalah terkait pendampingan adalah Distrik Kopai. Sekretaris distrik tersebut melaporkan dari sekian pendamping, hanya ada seorang pendamping yang melaksanakan tugas.

“Kita sudah tempatkan pendamping di distrik dan di kampung, tapi sebagian besar tidak ada di kampung. Kita akan memberikan sanksi bagi mereka yang tidak melaksanakan tugas. Uang yang mengalir ke kampung-kampung sangat besar, untuk itu diharapkan peran pendamping,” tuturnya.

Absalom mengatakan, DPMK Asmat bakal menahan gaji dan operasional pendamping yang tidak melaksanakan tugasnya. Selain itu, pemerintah akan melakukan evaluasi terkait kinerja pendamping. Mereka yang dianggap tidak serius bekerja akan digantikan.

“Kita akan evaluasi dan sampaikan kepada pimpinan daerah, supaya ada pembinaan-pembinaan. Kalau mereka tetap tidak serius bekerja, ya sudah pasti bisa diganti. Masih banyak orang yang mau bekerja,” tandasnya. (Nuel)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment