BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan Gelar Sosialisasi

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan Cabang Mimika melakukan sosialisasi pelayanan kesehatan program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kesehatan nasional kepada fasilitas kesehatan provider BPJS Kesehatan di Kabupaten Mimika yang berlangsung di salah satu hotel di  Timika, Sabtu (7/10).

Sosialisasi ini dihadiri oleh Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Ubra, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mimika, Ahmad Fauzie Usman, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mimika, Susan, perwakilan BPJS Provinsi Ernes, serta kepala-kepala puskesmas dan direktur rumah sakit.

Menurut Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mimika Ahmad Fauzie Usman, sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan dengan BPJS Kesehatan tentang koordinasi pelayanan kesehatan program kecelakaan kerja dan jaminan kesehatan yang dilakukan pada 19 Juli 2017. Di program BPJS Ketenagakerjaan peserta yang bekerja sama adalah peserta yang jika terjadi resiko kecelakaan saat bekerja.

 "Jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan ketika berangkat dari rumah ke tempat kerja sampai kembali lagi ke rumah. Termasuk ditugaskan ke luar negeri, maupun ke luar kota yang merupakan tugas dari kantor pemberi kerja mengalami kecelakaan maka jaminannya dari BPJS Ketenagakerjaan," katanya. 

Namun kadang-kadang kata Usman, ketika terjadi kecelakaan kerja, peserta tidak tahu, langsung dibawa ke rumah sakit dan rumah sakit tidak tahu apakah peserta merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan atau bukan, akibatnya peserta bayar sendiri bahkan dipersulit.

 "Namun melalui kerja sama ini baik penjamin BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan dalam aturan sudah jelas bahwa kecelakaan kerja dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Perkembangan ke depan, kata Usman, BPJS Ketenagakerjaan sudah lebih komperensif karena pemerintah telah mengatur tentang pelayanan BPJS Ketenagakerjaan sudah paripurna. Artinya peserta yang mengalami kecelakaan kerja ditanggung semua kalau menggunakan fasilitas kesehatan (Faskes).

Sementara itu Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mimika, Susan mengatakan, sosialisasi sudah dilakukan dibeberapa titik guna ada kesepahaman, memahami prosedur yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan.

 "Untuk Faskes yang belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan kami harapkan setelah ikut sosialisasi ada minat untuk bekerja sama. Sehingga masyarakat yang mempunyai jaminan JKN dan KIS lebih dekat dengan Faskes," ujarnya.

Mengenai pelayanan Freemembers, kata Susan, tidak ada di BPJS Kesehatan. Tetapi apabila peserta tersebut dalam keadaan darurat maka peserta dilayani di Faskes tingkat pertama maupun lanjutan, bisa mengklaim ke BPJS Kesehatan.  "Namun kami tidak melayani tunai," katanya.

Sementara Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Ubra mengatakan, di era jaminan kesehatan, peran kesehatan, khususnya Puskesmas sebagai Faskes tingkat pertama, pemerintah melalui Dinas Kesehatan sudah melakukan standarisasi sesuai dengan kriteria, untuk bekerja sama dengan BPJS. Dan beberapa Puskesmas di Mimika ini sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan. "Dengan bekerja sama yang baik maka akses peserta BPJS akan semakin mudah dalam memperoleh pelayanan kesehatan," katanya.


Reynold menjelaskan, Dinkes terus memberikan dorongan kepada semuan fasilitas kesehatan swasta untuk mendukung program pemerintah. Dan untuk faskes tingkat pertama yang bekerja sama dengan BPJS pada umumnya sudah mempunyai standarisasi. (Albin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment