BPM Diminta Evaluasi Penggunaan DD di Mioko

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) – Salah satu Tokoh Masyarakat dan juga Wakil Ketua Waket) III Lemasko bidang Kemitraan Marianus Maknaipeku meminta kepada Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM), Kadistrik Atuka, dan pendamping desa dalam menggunakan Dana Desa (DD) agar mengutamakan program yang menyentuh langsung kepada masyarakat.

“Kami masyarakat menyoroti pembangunan di Kampung Mioko yang tidak menyentuh ke kalangan bawah,” katanya kepada Salam Papua saat ditemui di bilangan Jalan Budi Utomo, Selasa (3/10).

Dia menjelaskan, ada beberapa program fisik yang tidak berjalan seperti pembangunan jalan dan listrik. Kedua kegiatan tersebut yang dinilai menyentuh langsung ke masyarakat, sebab masyarakat sangat membutuhkan akses jalan dan pasokan listrik.

“Saya lihat itu ada beberap program fisik yang tidak berjalan. Seperti pembangunan jalan dan listrik,” jelasnya.

Dia menilai BPM dan Kadistrik mesti mengawasi dan mengevaluasi pekerjaan-pekrjaan itu. Sehingga program kampung yang telah diputuskan dalam rapat Bamuskam bisa terealisasi melalui DD.

“Jadi Kadistrik Atuka dan pendamping desa itu harus turun untuk mengawasi penggunaan dana desa itu. Karena percuma anggaran dikasih tapi manfaatnya tidak dirasakan masyarakat,” katanya. (Ricky Lodar).
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment