Briptu Berry Pratama Gugur Ditembak KKB Tembagapura

Bagikan Bagikan
Personel Brimob di lokasi kejadian.
SAPA (JAYAPURA) –  Satu anggota Brimob Den B Timika, Briptu Berry Pratama, Minggu (22/10) sekitar pukul 16/00 WIT gugur di tembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) saat melakukan pengejaran pasca teror penembakan yang dilakukan di mile 67 dan mile 66,5 Tembagapura, Kabupaten Mimika. 

Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli membenarkan tewasnya Briptu Berry Pratama, saat melakukan pengejaran terhadap kelompok KKB. "Korban tertembak di sekitar jembatan Utikini oleh kelompok KKB yang dipimpin Sabinus Waker," kata Irjen Polisi Boy Rafli, Minggu (22/10).

Siaran Pers dari Bidang Humas Polda Papua menyebutkan, kronologis kejadiannya, pada Minggu tanggal 22 Oktober 2017 sekitar pukul 16.00 WIT, anggota Brimob Batalyon (Yon) B Timika kembali melakukan pengejaran terhadap KKB pimpinan Sabinus Waker. Pada saat pengejaran tersebut, anggota Brimob Yon B Timika kembali terlibat kontak senjata dengan KKB pimpinan Sabinus Waker di daerah Jembatan Bukit Sangker, Kampung Utikini, Tembagapura.

Dari Kontak senjata tersebut, satu anggota Brimob Yon B Timika atas nama Briptu Berry Pramana Putra mengalami luka tembak dibagian perut dan meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Tim bantuan langsung melakukan evakuasi dari TKP menuju Rumah Sakit PT. Freeport  Indonesia di Tembagapura.

Sebelumnya pada pengejaran yang dilakukan Sabtu (21/10), dua anggota Brimob terluka saat kontak tembak dengan KKB di kawasan gunung Sangket, Kalibua, Kampung Utikini, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Sabtu (21/10) malam.

Kontak tembak itu terjadi saat personil Brimob yang dipimpin Ipda Taufik melakukan pengejaran terhadap kelompok separatis bersenjata yang melakukan penembakan terhadap dua kendaraan operasional PT Freeport Indonesia (PTFI), pada Sabtu (21/10) pagi.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal mengakui kedua anggota yang tertembak itu adalah Brigpol Mufadol yang terluka di kaki kiri, dan Barada Alwin mengalami luka tembak di bagian perut serta terkena serpihan peluru pada tulang paha kanan, lambung dan kandung kemih.
"Kedua korban saat ini masih dirawat di RS Tembagapura, namun kondisinya stabil," ujarnya.

Kamal menambahkan personl Brimob akan terus melanjutkan pengejaran walaupun harus menghadapi kondisi alam yang juga tidak mudah ditaklukkan.

Kapolres Mimika AKBP Viktor Makbon, Minggu (22/10) mengatakan, dua anggota Brimob yang tertembak dalam kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Tembagapura,Papua Sabtu (21/10) dievakuasi ke Jakarta pada Minggu untuk mendapat perawatan intensif di RS Polri Kramatjati.

“Kedua anggota Brimob walaupun kondisinya stabil,tetap akan diperiksa lebih lanjut mengingat luka tembak yang dideritanya,” kata Kapolres.

Kapolres Mimika melalui telepon selularnya mengakui, Brimob akan terus melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku yang anggota KKB itu. Pengejaran terhadap KKB yang dipimpin Sabinus Waker terus dilakukan walaupun medan dan kondisi alam menjadi rintangan terberat.

Aparat keamanan gabungan TNI dan Polri akan terus mengejar pelaku penembakan di jalan tambang PT Freeport Indonesia, Mile Point 67, Distrik Tembagapura. Pengejaran dilakukan oleh aparat keamanan gabungan bersama Satgas Pengamanan Obyek Vital Nasional PT Freeport Indonesia.

Dijelaskan, penggejaran pada Minggu (22/10) kembali dilakukan guna menangkap pelaku penembakan yang berada di sekitar gunung Sangker, Kalibua, kampung Utikini Tembagapura.
Kepolisian Resor Mimika meyakini ada anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang dipimpin Shabinus Waker tertembak saat kontak tembak dengan pasukan Brimob Polda Papua.

“Saat kontak tembak dengan anggota Brimob di Gunung Sangker Kalibua, Kampung Utikini, Distrik Tembagapura, Sabtu (21/10), Bisa dipastikan terdapat pentolan KKB yang terluka parah,” kata Kapolres. 

Saat upaya pengejaran kelompok tersebut, aparat menemukan ceceran darah dan peralatan yang digunakan untuk melakukan perlawanan. Aparat melakukan penyerbuan dan memusnahkan salah satu camp kelompok tersebut.

"Kami terus melakukan pengejaran dan ada sejumlah identitas terkait KKB yang berhasil kami amankan," ujar Kapolres.

Kapolres menjelaskan, Personil Brimob yang melakukan pengejaran berasal dari Detasemen B Timika. Jumlah personil yang melakukan pengejaran ditambah namun seluruhnya berasal dari Detasemen B Timika.

Aparat keamanan yang melakukan pengejaran menemukan barang bukti berupa selongsong peluru diduga milik pelaku, yang digunakan untuk melakukan aksi penembakan dari ketinggian bukit di sekitar MP 66 sampai MP 67. "Kami akan meneliti dan melakukan penyelidikan terhadap barang bukti tersebut, termasuk jenis peluru dan senjata yang digunakan," ujar  Kapolres.

Menurutnya, kelompok pelaku penembakan terhadap iringan kendaraan operasional PT Freeport, Sabtu (21/10) diduga dipimpin Sabinus Waker. Penembakan yang terjadi di mile 67 itu terjadi saat hendak menjemput anggota Brimob yang akan melakukan patroli.

Peristiwa penembakan berawal saat Muhammad Jamil Lampung mengendarai mobil patroli bernomor 01.4755 dari Rainbow Mile 66 tujuan ke Sporthall Mile 68, KotaTembagapura, untuk menjemput anggota Satgas Brimob yang akan melaksanakan tugas patroli.

Pada saat melintasi turunan di area MP 67, tiba-tiba kendaraan tersebut diberondong tembakan dari arah sebelah kiri jalan mengenai kaca depan (kanan atas) dan pintu mobil samping kiri. Driver mengalami luka terkena serpihan kaca pada bagian wajah dan serpihan logam pada lengan kanan.

Setelah itu, kendaraan patroli jenis LWB bernomor lambung 01.5514 dikemudikan Joe Hatch (WNA asal Amerika) yang saat itu menyusul dari belakang, juga menjadi sasaran penembakan yang mengenai bagian kiri bawah, pintu sebelah kiri (dibawah nomor lambung) dan ban depan sebelah kiri gembos.

Setelah kejadian tersebut, pengemudi LWB No 01.4755 terus melanjutkan perjalanan ke Mile 68 dan langsung menuju ke depan kantor SRM Tembagapura. Kemudian korban didampingi oleh salah satu anggota SRM langsung menuju ke ruang emergency RS Tembagapura untuk mendapatkan perawatan medis.

Pada pukul 09.50 WIT, mobil patroli bernomor lambung 01.4755 dijemput anggota Polsek Tembagapura bersama tim identifikasi dari Polres Mimika untuk dibawa ke Polsek Tembagapura guna pemeriksaan lebih lanjut. (Ant/Ricky Lodar)





Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment