Bupati Kecewa dan Malu Ada Laporan Palsu Dana Desa

Bagikan Bagikan
SAPA (TIMIKA) -  Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE.MH mengatakan dirinya kecewa dan malu dengan danya penyampaian laporan palsu yang disampaikan beberapa kampung pengelola Dana Desa (DD) di Mimika. Laporan tersebut berbeda dengan kenyataan karena di lapangan sama sekali tidak ada pembangunan.

“Saya malu sekali dengan mendapatkan laporan palsu dari pendamping yang baru-baru kita berikan pelatihan. Mungkin mau menjatuhkan saya. Padahal saya melihat pembangunan dari DD itu tidak ada sama sekali, tapi laporannya luar biasa,” ungkap Eltinus ketika menyampaikan arahan usai pembukaan kegiatan Rapat Koordinasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan masyarakat (P3MD) dan pembekalan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Perwakilan Kepala Kampung tentang Pengelolaan Keuangan DD di Timika 2017. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Mimika.

Eltinus mengatakan, persoalan DD sangat gencar dibicarakan hampir di seluruh pertemuan tingkat atas hingga tingkat bawah. Persoalan dana desa bukan hanya terjadi di Mimika saja, namun juga dipersoalakan hingga ke pulau Jawa dan Indonesia pada umumnya. Sebab DD bersumber dari APBN.
Ia juga mengatakan, banyak kepala kampung di hampir seluruh pulau Jawa yang telah diciduk Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dan berurusan dengan hukum karena tidak bisa mengolah, mempergunakan serta mempertanggungjawabkan DD dengan baik.

“Setiap kami dipanggil ke Provinsi terpaksa kami beralasan, bahwa kepala kampung kami di Mimika banyak yang tidak sekolah dan buta huruf sehingga lamban dalam membuat aporan. Kalau tidak, mungkin semua sudah diciduk. Hampir diseluruh daerah Jawa itu banyak kepala kampung ditangkap, karena gunakan DD seolah-olah uangnya sendiri,” katanya.

Terkait hal tersebut ia mengharapkan, selanjutnya antara pendamping dengan kepala kampung harus benar-benar menjalin kerja sama yang baik sehingga tidak terjadi  kesalahan dalam pembuatan laporan.


“Kenapa program TNI itu bisa berjalan baik di desa-desa? Tapi yang bersumber dari dana desa itu tidak ada. Tidak ada air, jalan tidak diperbaiki dan yang lain. Tapi kalau DD lambat disalurkan langsung datang demo di pemda,” katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment