Dana PMT-AS SD Inpres Beriten dari ADD

Bagikan Bagikan




SAPA (ASMAT) — Sekolah Dasar (SD) Inpres Beriten di Kampung Beriten, Distrik Agats, Kabupaten Asmat memprogramkan Makanan Tambahan Anak Sekolah (MTS) atau PMT-AS bagi murid-murid di sekolah dasar tersebut.

Anggaran Program MTS di SD Inpres Beriten bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) Kampung Beriten. Pemberian makanan tambahan di sekolah itu telah berjalan sejak 2016, yang mana pemerintah kampung mengalokasikan dana sebesar Rp35 juta.

“Program ini berjalan sejak 2016, setelah kami usulkan dalam rapat pemerintah kampung bersama seluruh unsur masyarakat. Dana Rp35 juta itu kami jalankan Program MTS dari 2016 hingga Februari 2017,” kata Suripto, Kepala SD Inpres Beriten pada Kamis (5/10).

Tahun ini, kata Suripto, Pemerintah Kampung Beriten kembali mengalokasikan dana dari ADD sebesar Rp50 juta untuk membiayai program tersebut. Tahap pertama sudah diberikan sebesar Rp35 juta.

“Kami sudah jalankan dana tahap pertama. Sudah dilaksanakan Program MTS di sekolah dan sudah selesai beberapa minggu yang lalu.  Untuk tahap kedua, kami akan terima Rp15 juta. Selanjutnya kami akan laksanakan lagi,” kata dia.

Menurut Suripto, makanan tambahan yang diberikan kepada murid-murid sekolah dasar itu berupa bubur kacang ijo dan aneka kue. Program tersebut dilaksanakan 1 hingga 3 kali dalam satu minggu.
“Adanya program ini, tingkat kehadiran anak lebih meningkat. Mereka termotivasi dengan adanya pemberian makanan itu,” tuturnya.

Sementara Kepala Kampung Beriten, Paulus Sirem membenarkan jika pemerintah dan masyarakat kampung setempat sepakat mengalokasikan dana ADD untuk program makanan tambahan bagi anak sekolah di SD Inpres Beriten.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap dunia pendidikan. Ketika di sekolah, anak-anak tidak lapar dan mereka bisa lebih rajin lagi. Program ini sudah berjalan sejak 2016. Kami berharap agar tetap ada dukungan seluruh elemen masyarakat,” kata Paulus.


Ia menambahkan, program tersebut diusulkan oleh pihak SD Inpres Beriten dalam kegiatan musyawarah kampung yang berlangsung tahun 2016 lalu. “Karena ini sangat baik dan positif, makanya kita dorong,” tandasnya. (Nuel)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment