Demo Libatkan Anak Didik Melanggar Norma Pendidikan

Bagikan Bagikan
Nurman Karupukaro
SAPA (TIMIKA) - Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh siswa-siswi dan Guru dari SMP Negeri 7 Kabupaten Mimika beberapa waktu lalu, mendapat tanggapan dari Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika, Nurman Karupukaro. Menurut dia, demonstrasi melibatkan anak didik melanggar norma pendidikan.

Ketika ditemui Salam Papua di Gedung DPRD jalan Cenderawasih, Selasa (24/10), Dia mengatakan, demonstrasi yang melibatkan anak sekolah SMP Negeri 7 Timika beberapa waktu lalu seharusnya tidak perlu terjadi.
“Kami akan menegur dengan tegas guru-guru yang mengajak murid untuk berdemo. Mau jadi apa nantinya mereka apabila gurunya mengajak siswanya untuk berdemo,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, berdemonstrasi dengan melibatkan anak didik merupakan pelanggaran terhadap norma-norma pendidikan. Dia mengancam, jika perlu dilakukan pemecatan terhadap guru-guru yang mengajak murid untuk berdemo.

"Guru-guru yang bawa anak murid  untuk berdemo kami tegur, kalau perlu dikeluarkan. Memangnya ada pelajaran demo kah?" ungkapnya.

Menurut dia, apabila memang ada permasalahan terkait dengan sekolah, maka guru-guru harusnya mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika. Karena saat ini pihaknya sudah aktif kembali setelah 2 Tahun vakum.

"Kalau memang ada masalah, guru-guru tinggal datang saja ke kita untuk melapor. Kan DPRD sudah aktif, tidak perlu aksi seperti itu, apalagi sampai dengan melibatkan anak didik," ujarnya.

Dia mengatakan, permasalahan ini pun sudah disampaikan oleh DPRD Kabupaten Mimika kepada Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Kadispendasbud), Jenny O Usmani untuk segera ditindaklanjuti masalah tersebut.


“Kami harap Kadispendasbud dapat menyelesaikan permasalahan pendidikan di Kabupaten Mimika ini dalam waktu dekat,” katanya. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment