Diare Renggut Nyawa Lima Warga Agimuga

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) – Kepala Distrik Agimuga, Yulius katagame mengatakan, selama sepekan terakhir terhitung sejak tanggal 9 hingga 15 Setember lalu, 5 warganta meninggal dunia akibat diare.

menurut Yulius, peristiwa tersebut telah disampaikan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika dengan harapan bisa mendapat perhatian serius sehingga korban diare tidak terus bertambah.

“Sejak tanggal 9 sampai 15, sudah ada lima orang yang meninggal,” kata Yulius saat ditemui di salah satu hotel di Jalan Yos Sudarso, Selasa (10/10).

Selain itu, ia juga mengakui, Pustu di  Kampung Fakafuku, Agimuga sudah tujuh bulan tidak dibuka karena tidak ada petugas pelayanan.

Yulius menjelaskan, selain  tidak ada petugas dan Kapus, pustu tersebut juga tidak memiliki fasilitas yang memadai. Ia mengatakan, akibat tidak adanya petugas pelayanan, semua masyarakat yang menderita penyakit harus dilarikan menggunakan perahu menuju ibu kota Distrik.


“Kapus dan petugas sudah tidak ada di sana selama 7 bulan. Mau atau tidak mau kalau ada masyarakat yang sakit harus ke ibukota distrik. Harus pakai perahu lagi. Saya minta kepala pustu itu diganti saja. Kemudian harus ada pengadaan fasilitas pustu biar memadai,” katanya. (Acik
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment