Ditemukan Jenazah di Depan Toko Jasti

Bagikan Bagikan
Penemuan mayat di depan Toko Jasti
SAPA (TIMIKA) - Warga Jalan Belibis, tepatnya di depan Kantor Telkom, Senin (30/10) sekitar pukul 14.30 WIT digemparkan dengan penemuan sesosok mayat yang diduga meninggal lantaran sakit hepatitis dan liver yang dideritanya.

Informasi yang diperoleh di tempat kejadian menyebutkan, ada sejumlah warga diantaranya Rival dan Chandra melihat korban mondar-mandir di TKP sambil melepaskan celana. Selanjutnya melihat korban tertidur di depan Toko Jasti. Karena penasaran seorang warga bernama Ester mendatangi Polsek Miru dan melaporkan apa yang dilihat dengan tujuan untuk membangunkan korban.

Mendapat laporan tersebut, sejumlah personil Polsek Miru yang dipimpin langsung Kapospol Kwamki Narama Iptu Pol Y Herikatang mendatangi TKP untuk membangunkan korban. Namun saat hendak dibangunkan korban sudah terbujur kaku.

Pihak Kepolisian langsung melakukan olah TKP dan mengidentifikasi jenazah. Sementara ada seorang warga yang berada di TKP mengenali jenazah dan diketahui bernama John Kogoya/Murib (50) warga Kebun Sirih.

Saat melakukan olah TKP tidak ditemukan kekerasan pada tubuh korban baik luka memar atau tusukan atau tanda-tanda kekerasan lainnya.  Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD menggunakan mobil jenazah  untuk dilakukan visum.

Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.SI melalui Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Dionisius membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. "Iya benar, ada penemuan mayat diduga karena sakit," kata Kasat Reskrim melalui via whatssap, Senin (30/10).

Di lokasi TKP, polisi menemukan sendal jepit dan celana jeans biru milik korban, tiga gulungan kapas yang terdapat air liur korban dan botol air mineral kosong ukuran sedang. "Ada BB (barang bukti-Red) yang kita temukan, botol air mineral yang diduga berisi sopi," kata Dionisius.

Sementara itu Humas RSUD Mimika Lucky Mahakena ketika dikonfirmasi Salam Papua mengatakan, jenazah telah dibawa ke RSUD, namun belum bisa dilakukan visum karena masih berkoordinasi dengan keluarga korban. "Jenazah sudaj dibawa ke RSUD, cuma kita masih tunggu koordinasi dengan pihak keluarga," kata Lucky. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment