Elektrifikasi PLN Timika Capai 78 Persen

Bagikan Bagikan
Salmon Kareth
SAPA (TIMIKA) - Manager PLN cabang Timika Salmon Kareth mengatakan pasokan jaringan listrik (elektrifikasi) yang dilakukan oleh PLN Cabang Timika terhadap masyarakat hampir mencapai 80 persen. Pihaknya akan bekerja lebih keras lagi agar masyarakat Mimika semuanya dapat menikmati pasokan listrik secara merata hingga kepelosok-pelosok.

"Untuk elektrifikasi kita di Timika ini sudah 78 persen. Kami akan terus berjuang untuk meningkatkan pelayanan dan bekerja keras menyediakan kelistrikan yang lebih baik lagi ke depan,"kata Salmon saat ditemui disela-sela acara peringatan Hari Listrik Nasional di Kantor Cabang PLN, Jumat (27/10).

Salmon menjelaskan hingga saat ini pihaknya terus melakukan penambahan pasokan listrik kepada beberapa distrik. Dari penambahan tersebut sudah dilakukan peresmian dibeberapa kampung yang ada bahkan pasokan tersebut menjangkau beberapa kampung yang terdapat di kabupaten lainnya.

"Dimomen Hari Listrik Nasional ini kami sudah laksanakan program Papua terang dan baru kemarin melaksanakan launching untuk kelistrikan disemua ibu kota distrik dan kampung-kampung. Di Timika ini kita lakukan di enam kampung terpusat di Miyoko. Serta ada di Kabupaten Asmat dan Yahukimo," katanya.

Salmon mengatakandengan berjalannya program-program kelistrikan yang semakin merata pihaknya semakin bersemangat untuk segera menuntaskan program Papua terang untuk masyarakat Mimika. Dirinya berharap Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakat Mimika memberikan dukungan agar program-program tersebut bisa berjalan dengan baik sehingga listrik bisa dinikmati oleh seluruh masyrakat.

"Kami terus bekerja keras dan berupaya untuk lebih baik lagi, khususnya di Timika sekali pun kebutuhan listrik itu meningkat. Direktur utama kami berpesan agar kami bersinergi dengan stakeholder yang ada dan pelanngan kami yang ada di wilayah pelayanan kami,"ungkapnya.

Menurut Salmon, medan kerja yang sangat sulit dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia, tidak membuat mental karyawannya turun. Pihaknya akan terus bekerja maksimal apapun rintangannya dengan mengutamakan keselamatan kerja.


"Kami akui di Papua ini tingkat kesulitan berada di geografisnya, tetapi tingkat kesulitan itu tidak membuat semangat kami surut. Sebaliknya kami akan terus berupaya dan bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment