Jalan Masuk SMKN I Dipalang Puluhan Siswa

Bagikan Bagikan
SAPA (TIMIKA) - Puluhan siswa SMK Negeri 1 Timika melakukan aksi pemalangan di jalan masuk sekolah. Pemalangan itu sebagai bentuk ekspresi puluhan siswa mempertanyakan kejelasan bantuan bahan makanan dari pihak sekolah kepada siswa-siswa yang tinggal di asrama tidak mendapat jatah bulan ini.

Aksi pemalangan tersebut digelar di jalan masuk SMK Negeri 1 di kawasan Light Industrial Park (LIP) Kuala Kencana, Selasa (3/10) sekitar pukul 07.30 Wit. Para siswa yang melakuka aksi pemalangan menutup palang portal menggunakan ranting pohon. Sehingga aktifitas belajar mengajar siswa siswi SMK Kuala sempat terhenti sementara.

Salah seorang perwakilan siswa yang melakukan aksi pemalangan yang tidak mau menyebutkan namanya mengaku melakukan aksi pemalangan, karena beberapa bulan terakhir tidak ada bantuan bama dari pihak sekolah kepada siswa-siswa yang tinggal di asrama.

Menurutnya, setiap bulan ada bantuan bama dari pihak sekolah. Tetapi saat ini, siswa-siswa yang tinggal di asrama belum mendapat bantuan. "Kami pertanyakan, kenapa kita tidak dapat bantuan bama," kata salah seorang pendemo dalam orasinya di jalan masuk SMK Negeri 1, Selasa (3/10).

Dia mengaku sudah  menanyakan hal tersebut kepada kepala sekolah, namun Kepsek tidak memberikan kejelasan soal bantuan tersebut. "Bulan-bulan lalu itu kita dapat," ujarnya.

 Sementara itu Kapolsek Kuala Kencana AKP Yunan Plitomo, S. Sos melalui KSPK Aiptu Musliadi merespon ke TKP dan berhasil bernegosiasi dengan puluhan siswa yang melakukan pemalangan.

 Aiptu Musliadi meminta kepada siswa-siswa tersebut untuk membuka palang tersebut, sebab dengan melakukan aksi pemalangan tidak dapat menyelesaikan permasalahan. Selain itu juga mengganggu aktivitas belajar mengajar di SMK Negeri 1 dan  melanggar hukum.

"Kami minta untuk buka palang, karena palang-palang begini tidak selesaikan masalah," katanya.  
Ia mengaku akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mengadakan pertemuan antara siswa-siswa dan pihak sekolah agar persoalan tersebut cepat selesai. Sehingga aktivitas belajar mengajar bisa kembali normal. Sebab saat ini Kepala sekolah sedang berada diluar daerah. "Saat ini kepala sekolah tidak ada di Timika, setelah kepala sekolah balik baru kita adakan pertemuan," akunya.  


Akhirnya puluhan siswa itu merespons permintaan kepolisian dengan membuka palang jalan masuk SMKN I Mimika. (Ricky Lodar).
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment