Jelang PON XX, Disporapar Beri Pelatihan Guru Penjas

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) - Kabupaten Mimika akan dijadikan salah satu tuan rumah beberapa cabang olahraga Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020. Oleh karenanya, Pemkab Mimika melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), memberikan pelatihan bagi tenaga pelatih yang merupakan guru pendidikan jasmani (Penjas) dari setiap sekolah di Mimika, baik SD, SMP dan SMA/SMK.

Kepala Disporapar Kabupaten Mimika, Mohammad Toha mengatakan, sebagai tuan rumah Mimika harus bisa menunjukan predikat terbaik dalam setiap cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Untuk mendukung hal tersebut, kematangan dan persiapan tenaga pelatih harus benar-benar di bentuk sejak sekarang.

“Itu makanya kami akan memberikan materi khusus untuk para guru Penjas se-Mimika. Karena guru penjas itu adalah pelatih,” kata Mohammad Toha saat memberikan sambutan pada kegiatan Training Of Trainer (TOT) Keolahragaan 2017 di Hotel Grand Tembaga, Selasa (10/10).

Menjadi seorang pelatih, menurut Mohammad Toha, harus memiliki kharismatik, berpenampilan gagah dengan fisik yang sehat dan segar. Selanjutnya mempunyai ilmu pengetahuan tentang kepelatihan dan keterampilan melatih, dan mempunyai sikap kepribadian dan budi pekerti yang terpuji serta ketaqwaan kepada Tuhan.

Selain itu, seorang pelatih harus cekat mengambil keputusan dalam segala hal yang berkaitan dengan latihan maupun dalam situasi perlombaan atau pertandingan. Tidak kalah penting yang harus dimiliki seorang pelatih, harus bisa menghormati atlet secara timbal balik, orang tua atlet, pengurus perkumpulan, pengurus di tingkat kabupaten, provinsi dan PB, cabor instruktur serta aktif dalam berorganisai.

“Memiliki karakteristik tersebut sangat mempengaruhi daya tarik para atlet sebagai teladan. Pelatih itu bukan sembarangan orang, tapi harus benar-benar punyai kharisma dan sangat matang. Karena tidak gampang untuk dijadikan sebagai model,” tuturnya.

Melalui kegiatan TOT Keolahragaan serta pembinaan para pelatih, Ia berharap, tenaga keolahragaan di Mimika bisa ikut meningkat. Hal ini agar bisa mengimbangi dalam menjalankan program-program dari provinsi dan pusat.

“Saya berharap bapak dan ibu guru selaku pelopor olahraga di setiap sekolah di Mimika, bisa mengikuti pelatihan, dan materi yang disampaikan oleh narasumber kita yang datang dari Disporapar Provinsi. Mendapatkan satu predikat terbaik dalam salah satu cabor di PON 2020 nanti ada di tangan bapak dan ibu selaku pelatih,” harapnya. (Acik)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment