Jemaat Timika Rayakan HUT GKI Ke-61 di Dua Wilayah

Bagikan Bagikan
Para gembala gereja menyerahkan persembahan.
SAPA (TIMIKA) - Ribuan jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) Klasis Mimika mengikuti ibadah perayaan HUT ke-61 GKI di Tanah Papua pada Kamis (26/10). Ibadah tersebut dilaksanakan di dua wilayah. Untuk  rayon satu terdiri dari jemaat Ebenhaezer, Kanaan, Marthen Luther, Viadolorosa, Imanuel Timika, Solagratia, Kornelius Brigif, Solafide Mapurujaya, dan jemaat Gereja Kasih Pomako merayakannya di gedung Kantor GKI Klasis Mimika yang tengah dibangun di Jalan Ottow Geissler, Poros SP5.
Sedangkan untuk rayon dua yakni jemaat Gereja Kasih Timika Indah, Syalom Amungsa, Pniel, Wanagon, Diaspora SP2, Maranatha SP3, Rehobot SP7, Exlesia SP5, Otto Geissler Mil 32, Betlehem Kuala Kencana, dan Getsemani Mil 39, merayakannya di Gereja Irene Bintuka, SP13.
Perayaan ini mengusung tema “Lihatlah Aku Menjadikan Segala Sesuatu Baru” (Wahyu 21:5), dan sub tema “HUT GKI di Tanah Papua ke-61 tahun memotivasi kita untuk meningkatkan spiritualitas, kemandrian, serta kesejahteraan warga gereja sebagai wujud perubahan memasuki 500 tahun reformasi.
“Petrus menegasksan bahwa batu itu akan dibuang oleh orang, artinya orang mengabaikannya. Tapi barang siapa yang membuang batu itu maka mereka tidak akan selamat, sebab Yesus menjadi batu yang kokoh bagi orang-orang yang membangun rohani bagi iman mereka,” kata Pdt Nanlohy saat berkotbah pada perayaan bersama jemaat rayon satu di Kantor GKI Klasis Mimika di Jalan Ottow Geissler, Poros SP5.
Pdt Nanlohy menyampaikan, dalam Kitab Perjanjian Lama Yesaya 28:16 dan Mazmur 118:22 disebutkan, Tuhan Yesus telah dijanjikan di Sion bahwa satu batu yang terpilih adalah sebuah batu penjuru yang mahal, tetapi Sion akan menjadi batu sandungan bagi mereka yang tidak percaya, sebab mereka akan tersandung sampai keselamatan tiba.
Sedangkan Bupati Mimika Eltinus Omaleng SE MH dalam sambutannya yang dibacakan Asisten IV Sekda Mimika Alfred Dow mengatakan, kehidupan umat beragama di daerah ini berperan penting dalam menyukseskan pembangunan. Dengan landasan agama yang kokoh, setiap warga masyarakat yang beragama harus ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan.
“Pembangunan bidang agama di Kabupaten Mimika mempunyai kehidupan dan peranan yang amat penting untuk meletakkan landasan moral dan spiritual yang kokoh bagi keberhasilan pembangunan nasional. Terlebih pemuka agama merupakan mitra kerja pemeritah,” jelasnya.
Terciptanya kerukunan umat Bergama, kata bupati, tentu akan meningkatkan peran serta umat beragama dalam pembangunan. Pemerintah sangat berharap umat beragama, pemuka agama, tokoh gereja serta tokoh masyarakat memberikan masukan serta berpartisipasi aktif dalam mengatasi berbagai tantangan di daerah ini.
“Semua pihak harus mampu menjaga ketenangan, berhati-hati dalam bertindak sehingga kita tidak mudah terpancing isu-isu yang menghasut dan memecah belah kerukunan antar umat beragama. Sebagai warga Kabupaten Mimika, semua kita tentu menginginkan suasana aman, tenang dan damai sampai kapanpun. Untuk itu, marilah kita jaga ketenangan itu,” ajaknya.
Sementara Ketua Badan Pekerja Klasis GKI Klasis Mimika Pdt Lewi Sawor menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Mimika dan Pemerintah Provinsi Papua. “Kami atas nama GKI mengucapkan penghargaan dan terima kasih terutama kepada Gubernur Papua dan Pemerintah Kabupaten Mimika yang telah menetapkan hari libur di Papua untuk memperingati HUT GKI di Tahan Papua,” ungkap Pdt Lewi dalam sambutannya.
Lewi mengatakan, peringatan HUT ke-61 GKI di Tanah Papua untuk mempererat kebersamaan antara jemaat GKI yang ada di Papua dan khususnya di Klasis Mimika. Dengan demikian, para jemaat GKI di Mimika tidak merasa sendiri dan harus bersatu dalam keadaan apapun, dan saling menjaga kerukunan antar umat beragama yang sudah terjalin baik di Tanah Papua.
“Perayaan HUT GKI ini bukan pertama kali kita rayakan. Perayaan ini sesungguhnya bertujuan menyatukan kita sekalian sebagai warga GKI yang harus  bertanggung jawab secara bersama-sama dan berperan aktif dalam proses pembangunan yang dilakukan oleh antar wilayan yang ada,” kata Pdt Lewi.
Selain jemaat GKI, perayaan HUT ke-61 GKI di Tanah Papua itu dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Mimika, Ketua Komisi C DPRD Mimika Nurman Sugianto Karupukaro, beberapa tokoh agama dan undangan lainnya. Usai ibadah, dilanjutkan dengan beberapa acara, di antaranya meniup lilin HUT ke-61 GKI di Tanah Papua yang dilakukan pengurus GKI Klasis Mimika secara bersama-sama. (Acik)




Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment