Jenazah Pendaki Piramyd Cartenz Berhasil Dievakuasi

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) - Ahmad Hadi (34), seorang guide pendakian Piramyd Cartenzs yang meninggal dunia pada Senin 9 Oktober kemarin karena hipoksia, berhasil dievakuasi tim Basarnas Timika bersama Emergency Response Group (ERG) PT Freeport Indonesia, Selasa (10/10).

Tim evakuasi berangkat menuju Yellow Valley (lembah kuning), Distrik Tembagapura Selasa pagi, tempat dimana jenazah korban berada. Proses evakuasi jenazah korban menggunakan helikopter Bell 212 milik Intan Angkasa Air dengan ditumpangi seorang dari Basarnas dan seorang lagi dari ERG PT Freeport.

Helikopter yang berhasil mendarat di Yellow Valley, kemudian tim mengevakuasi korban menuju Timika. Tiba di bandara Mozes Kilangin Timika sekira pukul 07.56 WIT, jenazah korban kemudian dibawa menggunakan ambulans Basarnas menuju RSUD Mimika untuk divisum.

Berdasarkan data dari Polda Papua, korban meninggal dalam perjalanan turun setelah mendaki Piramyd Cartenzs. Korban dan timnya sempat dilanda cuaca ekstrim saat dalam perjalanan turun pada Minggu 8 Oktober.

Setelah di visum, jenazah korban Selasa siang itu juga di berangkatkan menggunakan maskapai Sriwijaya menuju Jakarta.

Korban sebelumnya berangkat mendaki bersama satu orang WNA asal Norwegia Beathe Johannessen dan satu pendaki WNI lainnya bernama Aris. Mereka berangkat ke Puncak Cartensz Pyramid pada Kamis 5 Oktober 2017. (Saldi)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment