Kasus Penembakan di Freeport Menunggu Hasil Forensik

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) – Kapolres Mimika, AKBP Victor Dean Mackbon mengatakan, penyidik Polres Mimika telah dan masih melakukan investigasi terkait tiga kali kasus teror penembakan pada bulan September di area kerja PT Freeport Indonesia (PTFI). Kini, untuk memastikan jenis senjata serta jarak yang digunakan pelaku untuk menembak, masih menunggu hasil pemeriksaan pihak forensik.

“Di dalam kasus ini dan ada langkah-langkah taktik dan teknik yang harus kita lakukan, tentunya dalam rangka membuktikan nantinya pelaku. Kita juga mengecek dengan memanfaatkan ilmu forensik, untuk memeriksa peluru kemudian petunjuk-petunjuk lain yang memang harus diuji secara forensik. Itu kita lakukan, ini kita belum tahu senjata itu milik siapa, tetapi kita masih melakukan investigasi,” kata Kapolres usai menghadiri peringatan HUT TNI ke-72 di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Kampung Karang Senang – SP 3, Distrik Kuala Kencana, Kamis (5/10).

Victor berharap, setelah dilakukan uji forensik oleh tim terhadap peluru yang digunakan pelaku serta barang bukti lainnya yang ditemukan di lokasi kejadian, semoga saja saat ini sudah ada hasilnya, sebab Polres sendiri sedang menunggu hasil itu.

“Dari forensik bisa mengarah ke senjata jenis apa dan jarak berapa itu nanti ada keterangannya. Jadi perkembangan kasus selama ini terkait dengan penembakan pada bulan September lalu ada 3 kali, dan kita tetap melakukan investigasi,” katanya.


Polres Mimika belum bisa memastikan kapan hasil forensik sudah bisa di rilis, sebab yang mengetahui persis kapan hasil pemeriksaannya dirilis adalah mereka para pakar yang melakukan uji forensik. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment