Kepala Dinas Klaim Tidak Ada Dualisme Kepsek di SMPN 7

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) – Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Dispendasbud) Kabupaten Mimika, Jenni Ohestin Usmani mengatakan, saat tidak ada lagi yang namanya dualisme kepemimpinan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 7 Mimika.
Kepala sekolah (Kepsek) yang resmi kata Jenni, di angkat berdasarkan petunjuk dari dinas, dan yang bersangkutan adalah Anton Karuh.

“Saya sudah berusaha beberapa hari lalu kesana untuk bahas soal itu, tapi menemukan jalan buntu. Yang jelas, disana itu tidak ada dualisme kepemimpinan, dan yang resmi diangkat itu Anton Karuh,” kata Jenni saat diwawancara usai mengikuti peringatan HUT TNI ke-72 di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Kampung Karang Senang – SP 3, Distrik Kuala Kencana, Kamis (5/10).

Keabsahan pengangkatan kepala sekolah, menurut Jenni, sudah melalui pertemuan bersama dengan seluruh orang tua siswa. Oleh sebab itu, keberadaan kepala sekolah Anton Karuh di SMPN 7 tidak menuai keberatan dari pihak lain, termasuk orang tua siswa.

Selanjutnya, kata Jenni, jika bermunculan protes dari berbagai oknum, maka kepemimpinan akan dikembalikan pada Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Pemendikbud). Karena dalam menjalankan suatu program kerja pada setiap sekolah termasuk dinas, mengikuti aturan yang sudah ada.

“Tidak mungkin kita itu mau kerja tanpa adanya patokan. Jadi kalau ada pengakuan dari orang tua siswa atau komite dan yang lainnya, maka ada peraturan Kemendikbud,” katanya.


Terkait hal ini, tidak disampaikan secara detail apakah kepala sekolah yang ditujuk telah memiliki legalitas hukum, mesti yang bersangkutan telah ditunjuk oleh dinas. Pasalnya, hingga kini terdapat ratusan siswa lulusan SMPN 7 angkatan tahun 2017 belum menerima ijazah, dengan alasan belum ditandatangini kepala sekolah. Entah apakah ini dikarenakan belum memiliki legalitas sehingga ijazah belum ditandatangani, ataukah terdapat hal lain yang menyebabkan ijazah siswa masih tertinggal di sekolah itu. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment