Legislator Sidak Tiga Proyek Dishubkominfo

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA)Anggota legislator dari Komisi C Dewan Perwakilam Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika melakukan kunjungan rahasia atau inspeksi mendadak di tiga lokasi proyek pekerjaan fisik Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Mimika yang bersumber dari APBD 2017.

Tim komisi C dari DPRD Mimika itu berjumlah tiga orang,  Selasa (3/10) mereka melakukan sidak di lokasi Pelabuhan Rakyat Timika di Pomako. Ketiga anggota DPRD itu langsung meninjau  tiga pekerjaan, diantaranya  pekerjaan renovasi dermaga utama, penimbunan area pelabuhan dan pengerukan alur sungai di sekitar dermaga utama.

Menyikapi hasil sidak itu, Sekretaris Komisi C, Philipus Wakerkwa menilai tiga pekerjaan tersebut seharusnya mendapat pengawasan lebih ketat dari Dishubkominfo, Inspektorat dan Bappeda Mimika untuk memastikan kualitas pekerjaan. Dari hasil sidak  ini bisa dilihat kontraktor membangunan pelabuhan menggunakan kayu yang tidak layak. Kondisi itu membutuhkan perbaikan, karena pelabuhan rakyat ini nantinya akan menampung peralatan atau kendaraan yang berbeban berat.

"Meskipun kayu dan papan yang digunakan tergolong baru tapi tidak layak digunakan untuk pembangunan pelabuhan. Karena umur kayu dan papan yang digunakan nantinya diperkirakan tidak bertahan lama.  Coba lihat renovasi dermaga yang saat ini dikerjakan, kan menggunakan kayu dan papan yang sebenarnya tidak layak.  Karena papan  sudah banyak mulai membusuk, apa lagi beberapa material untuk renovasi juga masih menggunakan material yang lama," katanya.

Hal senada juga disampaikan  anggota Komisi C yang lain, Thadeus Kualik dan Yohanis Wantik. Menurut mereka material papan yang digunakan untuk renovasi dermaga tidak dapat bertahan lama dan dapat membahayakan pengguna dermaga. Maka Dishubkominfo Mimika bersama PPTK dan kotraktor untuk mengevaluasi bersama pekerjaan yang sementara dikerjakan tersebut.

“Kalau dilihat, tiga bulan saja papan-papan yang saat ini digunakan bisa lapuk dan rusak. Kami harapkan agar kontraktor yang menangani pekerjaan itu tidak hanya asal-asalan kerja tetapi juga memperhatikan kualitas,” katanya.

Sementara itu, Yohanis juga menyoroti pekerjaan penimbunan halaman yang tidak rata dengan timbunan awal. Ia mengharapkan agar timbunan yang baru dapat disesuakan ketinggiannya dengan timbunan yang lama, sehingga halaman yang ditimbun itu serasi.

“Jadi setelah evaluasi kontraktor harus ganti papan-papan yang sudah lapuk yang tidak layak untuk digunakan. Kalau tidak maka kami sendiri yang akan turun dan mencabut semua papan yang sudah tidak layak digunakan. Penimbunan juga harus serasi.  Karena, anggaran yang sudah di keluarkan cukup besar,” katanya.

Ia juga berharap agar pekerjaan pengerukan area sekitar dermaga dalam waktu dekat sudah dapat diselesaikan atau paling maksimal diselesaikan sebelum waktu kontrak pekerjaan usai. Sehingga kapal-kapal yang mengangkut barang ke beberapa kabupaten tetangga dapat bergerak leluasa.

Philipus mengatakan, terkait dengan hasil sidak tersebut, Komisi C akan mengundang Kepala Dishubkominfo Mimika bersama PPTK dan kotraktor untuk mengevaluasi bersama pekerjaan yang sementara dikerjakan tersebut.

“Jadi setelah evaluasi kontraktor harus ganti papan-papan yang sudah lapuk yang tidak layak untuk digunakan. Kalau tidak maka kami sendiri yang akan turun dan mencabut semua papan yang sudah tidak layak digunakan,” katanya. (Tomy/Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment