Lulusan SMK Pertambangan Hermon Siap Bersaing

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) – Kepala SMK Pertambangan Hermon Timika, Yulian Solossa optimis lulusan atau alumninya siap bersaing di dunia usaha dan dunia industri. Baik yang ada di Timika maupun di luar. Hal tersebut dia ungkapkan karena melihat perkembangan dan hasil presentasi Praktek Sistem Ganda (PSG) siswa selama kurang lebih tiga bulan sangat memuaskan.

“Kemampuan siswa mempresentasikan laporan ini sangat memuaskan. Ke depan pengetahuan dan pengalaman yang mereka peroleh bisa mereka bawa ke Perguruan Tinggi (PT) bagi yang melanjutkan pendidikan, dan bagi yang bekerja sudah bisa bersaing,” kata Yulian kepada Salam Papua di ruang kerjanya, Senin (2/10).

Ketua Jurusan Geologi Pertambangan SMK Hermon, Valentina Waromi ST menjelaskan, jumlah siswa jurusan geologi pertambangan ada 23 orang. Tapi yang ikut ujian laporan hasil PSG hanya 18 siswa. Dalam penilaian penguji, hasilnya sangat memuaskan. Siswa berhasil mempresentasikan kegiatan PSG di depan penguji. Hal tersebut menunjukkan siswa paham betul apa yang dibuat dalam laporan berdasarkan pengalaman mereka saat PSG.

“Dalam mempresentasikan hasil PSG, kami penguji mendapat banyak informasi baru sekaligus pengalaman baru dari mereka selama PSG. Sehingga pengalaman mereka ini bisa menjadi acuan untuk kami dalam meningkatkan prestasi belajar siswa agar lebih baik lagi,” kata Valentina.

Dalam presentasi, siswa mempresentasikan pembuatan peta administrasi daerah, peta topok grafis dan morfologi. Morfologi maksudnya, siswa mengambil sampel batu dan tanah lalu diuji. Hasilnya sangat memuaskan dan membanggakan. Karena apa yang diajarkan berupa materi, bisa dipraktekkan atau diterapkan siswa.

Ketua Jurusan Mesin Alat Berat di SMK Hermon, Kostantinus Rada,S.Pd mengungkapkan, materi yang diujikan seputar pelaksanaan PSG. Berdasarkan laporan pengalaman siswa selama PSG yang kemudian dipresentasikan di hadapan penguji.

“Hasil presentasi saya melihat tingkat keberhasilan siswa semakin meningkat. Jika kita melihat dari cara siswa mempresentasikan hasil PSG. Saya yakin ke depan siswa ini lulus dan punya kemampuan juga kesiapan untuk mencari pekerjaan di dunia usaha dan industri,” ungkap Konstan.


Jumlah siswa yang yang telah mengikuti PSG dan terdaftar sebagai peserta ujian sebanyak 75 orang. Namun yang mengikuti ujian laporan PSG, pada Sabtu (30/9) hanya 71 orang. Empat siswa yang lainnya, tidak hadir dan tanpa keterangan. Pihak sekolah akan berupaya mencari siswa yang tidak hadir, supaya mengikuti ujian susulan. (Maria Welerubun)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment