Nurman Karupukaro Siap Maju Dalam Pilkada Mimika

Bagikan Bagikan
Nurman Karupukaro
SAPA (TIMIKA) - Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika yang berasal dari fraksi Gerindra Nurman Karupukaro menegaskan siap maju dan bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mimika tahun depan.

“Melihat kondisi daerah saat ini, Mimika membutuhkan pemimpin yang tegas dan pro rakyat. Beberapa tahun ini masyarakat mengalami krisis kepercayaan kepada pemimpin. Saya mau hadir memperbaiki kepercayaan itu dengan cara membangun secara merata diseluruh bidang,” kata Nurman di ruang kerja Komisi C DPRD, Rabu (25/10).

Nurman mengatakan, Mimika ada untuk semua orang. Kondisi keamanan di Mimika harus diciptakan. Hubungan  masyarakat dan pemerintah dinilainya saat ini tidak lagi harmonis. Mimika saat ini seperti ayam kehilangan induk  yang arah tujuannya tidak tahu kemana.

“Saya hanya membutuhkan kepercayaan masyarakat untuk dapat memilih pemimpin yang mau bekerja. Selama ini kami sudah melakukan itu, biarlah rakyat yang menilai hasil kinerja kami.  Ini adalah pesta demokrasi, siapa saja berhak ikut dalam pesta demokrasi,” ujarnya.

Nurman menjelaskan,  masyarakat menunggu pemimpin yang benar-benar mau bekerja dan yang mampu merangkul semua kalangan. Semua punya strategi untuk menang, yang penting jangan mengorbakan masyarakat dan Kota Timika. Seorang pemimpin itu harus menghargai dan melakukan  demokrasi yang terhormat dan dapat menjadi pemimpin yang bersih.

“Pemimpin harus memberikan teladan agar tidak terjadi gesekan di tengah-tengah masyarakat. Dalam pertarungan di pesta demokrasi, semua calon pemimpin itu harus dapat menciptakan iklim demokrasi terhormat,” katanya.

Ketika ditanya siapa yang akan mendampinginya, Nurman menjelaskan, wakilnya masih dirahasiakan. Agar dapat menyeimbangkan ia berharap yang mendampinginya nantinya harus berasal  dari kalangan birokrat.

“Saya sudah mengikuti cara dan gaya pemimpin di Kabupaten Mimika selama ini. Sehingga kami membutuhkan seseorang yang sudah mengerti tentang birokrat di pemerintahan. Sehingga ada keseimbangan dalam bekerja nantinya,” jelasnya.

Menurut Nurman, hasil pemerintahan yang baik selama ini harus teruskan. Pemimpin itu harus dilihat keseriusan untuk membangun. Jangan mengedepankan kepentingan pribadi. Komitmen itu penting, untuk melakukan keseriusan dalam melaksanakan pembangunan. Penataan pemerintahan harus dilakukan dari dalam terlebih dahulu baru kemudian pembenahan keluar.

Nurman menambahkan, banyak kegagalan yang dilakukan oleh pemimpin terdahulu dalam melaksanakan pembangunan di daerah ini.  Hal itu yang perlu dibenahi nantinya. Jangan ada istilah Asal Bapa Senang (ABS). Istilah ini yang terjadi di pemerintahan saat ini.

“Bagi saya  hal itu tidak akan berlaku. Masyarakat itu rindu dengan pemimpin yang mau bekerja. Jaminan yang dapat saya  berikan kepada masyarakat terhadap kepemimpinannya yakni masyarakat tidak perlu kuatir sebab saya sudah lama berkecipung di didalam birokrat dan dunia politik, sehingga saya mengerti seluk beluk dunia pemerintahan. Saya masih muda dan tenaga masih banyak untuk dapat merangkul masyarakat di pesisir, pengunungan dan perkotaan. Menciptakan rasa aman bagi masyarakat itu harus diwujudkan,”katanya. (Tomy)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment