Papua Darurat Narkoba dan Miras

Bagikan Bagikan


Pemkab Diminta Lindungi  Anak Mimika

SAPA (TIMIKA) – Fenomena korban Narkoba dan Minuman Keras (Miras) se Papua, termasuk Kabupaten Mimika, hingga saat ini tidak terhitung jari lagi. Alion Belau yang merupakan salah satu Pilot muda Pesawat Asian One Air milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika meminta, Pemkab harus melindungi anak Mimika dari Narkoba dan Miras.

“Papua merupakan daerah yang saat ini tergolong darurat narkoba dan miras. Sekarang ini Kab Mimika sudah masuk usia ke 21, berarti sudah menjadi kabupaten yang matang dalam semua bidang karena sudah berpuluh tahun usianya. Tapi akan lebih bagus kalau generasi muda harus dilindungi,” pinta Alion ketika diwawancarai Salam Papua di halaman Graha Eme Neme Yauware (ENY), Sabtu (7/10).

Pria kelahiran Kabupaten Puncak ini mengatakan, meski bukan sebagai anak asli Timika, namun ia telah meraih gelar pilot dari sebagian hasil bumi Mimika. Melalui PT Freeport Indonesia. Karena hal itu, alumni Pro Aircraft Flight Training, Dallas Fort Worth Texas USA ini mengakui peduli terhadap kemajuan Mimika khususnya keberadaan generasi muda.

Anak Mimika tidak diyakini jika mencari narkoba dan miras. Namun menurut Alion, karena dua pintu masuk Mimika terbuka bebas maka anak Mimika bisa saja tersentuh dan menjadi  korban. Berdasarkan fenomena ini, ia mengharapkan Pemkab Mimika memperketat penjagaan dan pengoperasian di Pelabuhan Poumako dan Bandara Mozes Kilangin. Karena dia meyakini, jika penjagaan pintu diperketat maka rumah anak Mimika tidak akan bobol.

“Timika ini rumah bagi anak-anak untuk bertumbuh kembang dengan sehat. Salah satu cara pemerintah kita itu harus memperketat di pelabuhan dan bandara. Anak Mimika tidak mungkin dapat narkoba sendiri kalau bukan karena ada pasokkan dari luar,” ujarnya.

Terkait miras, ia mengatakan, pertumbuhan tempat hiburan malam sangat mendorong gencarnya pemasok dan distributor miras. Karena itu, tempat hiburan dan hotel-hotel harus terus diawasi dengan ketat.

“Timika ini kota maju dan merupakan daerah yang paling berpotensi tinggi bagi para infesto luar. Jadi tempat hiburan dan hotel pasti bertambah termasuk pasokan miras. Kasihan adik-adik kita kalau pemerintah tidak lindungi,” katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment