Pembagian Kelambu Perlu Libatkan Kelurahan

Bagikan Bagikan




SAPA(TIMIKA) - Kepala Kelurahan Wonosari Jaya SP4, Yosiana Kamo, berharap pembagian kelambu dari  Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika ada berkoordinasi dan melibatkan kelurahan. Bermaksud agar pembagian kelambu tepat sasaran dan di terima warga yang memang berhak mendapatkan kelambu.

"Kita minta supaya saat bagi kelambu Dinkes berkoordinasi dan melibatkan  kita di kelurahan. Supaya pembagian kelambu ini tidak terjadi seperti pembagian PKH,” katanya kepada Salam Papua saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (5/10).

Ia mengaku ketika sosialisasi yang dilakukan Dinkes beberapa waktu lalu, kelurahan sudah memberikan usulan kepada agar pada saat pembagian kelambu perlu melibatkan pihak dari kelurahan. Karena kelurahan yang mengetahui warga mana yang sangat membutuhkan kelambu.

"Saat sosialisasi kita juga pertanyakan kira-kira mereka pakai data apa saat pembagian kelambu. Jadi perlu melalui kita dulu," katanya.

Menurutnya, jika tidak melalui kelurahan, maka akan banyak masyarakat yang datang ke kelurahan untuk menanyakan mengenai masalah pembagian kelambu. Apalagi, orang yang sebenarnya tidak perlu mendapatkan kelambu justru kebagian kelambu.

 "Ini yang biasa terjadi di lapangan. Tetapi usulan kami diterima oleh Dinkes. Bahwa saat pembagian akan melibatkan pihak kelurahan," katanya.

Ia berharap pada pembagian kelambu kali ini, semua warga bisa mendapatkannya. Karena, kata dia, wilayah Kelurahan Wonosari Jaya termasuk daerah resisten malaria.


"Paling tidak 2 atau 3 kelambu per kepala keluarga. Kalau satu saja tentu masih kurang, karena dalam satu keluarga bukan hanya 1 atau 2 orang saja. Sehingga kita harap supaya semua bisa dapat,” harapnya. (Albin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment