Pemerkosaan di Bendungan Masuk Tahap 1

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Penyidik Polres Mimika menyerahkan dua tersangka TAA alias Frans dan EH alias Edi kepada Kejaksaan Negeri Timika. Keduanya merupakan pelaku pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi di areal bendungan gorong-gorong pada awal Agustus lalu. Penyerahan dua tersangka tersebut dilakukan pada Rabu (4/10).

"Kedua tersangka dan barang bukti sudah kita serahkan ke Kejaksaan. Kasus ini masuk tahap penuntutan," kata Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan SIK saat dikonfirmasi wartawan Salam Papua di bilangan jalan Budi Utomo, Rabu (4/10).

Kasat menjelaskan, kedua pelaku pemerkosaan disangkakan pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan dengan ancaman hukuman12 tahun penjara.

“Mereka disangkakan pasal 285 tentang pemerkosaan,” jelasnya.
Kasus pemerkosaan yang dilakukan TAA dan EH tersebut bermula saat kedua pelaku mencari kayu bakar. Saat itu, korban bersama teman prianya berinisial YO sedang berpacaran di Jalan Freeport Lama sekitar Bendungan Gorong-Gorong. Timbullah hasrat untuk melakukan nafsu bejatnya dan membuntuti korban bersama rekan prianya.


Dalam kondisi ketakutan karena diancam oleh tersangka menggunakan senjata tajam, korban terpaksa menuruti kemauan kedua pelaku. Namun karena lokasinya berada di pinggir jalan, tersangka EH memaksa korban masuk ke dalam semak-semak. Pelaku TAA juga mengikuti mereka. Dalam semak-semak itulah kedua pelaku memperkosa korban secara bergantian. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment