Pemkab Asmat Bakal Rilis Data Sensus 2017

Bagikan Bagikan
Bupati Asmat Elisa Kambu
SAPA (ASMAT) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asmat dalam waktu dekat bakal merilis data sensus 2017 yang dilakukan oleh segenap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup pemerintah setempat. Kini proses validasi dan tabulasi data sensus mencapai 60 persen.

Bupati Asmat, Elisa Kambu mengatakan, kegiatan sensus tersebut terkait data penduduk, ekonomi, dan pembangunan sarana prasarana infrastruktur serta fasilitas pemerintah di 223 kampung dan 23 distrik.

Sensus penduduk, ekonomi dan pembangunan awalnya direncanakan selama 10 hari, namun diperpanjang hingga 14 hari. Data-data sensus tersebut telah diverifikasi dan dipresentasi oleh tiap OPD.

“Proses tabulasi data sementara dikerjakan oleh setiap OPD yang mendapat tugas sensus di kampung maupun di distrik. Mereka sudah presentasikan hasil sensus hari ini. Semua data sudah diinput, kurang lebih sudah 60 persen,” kata Elisa Kambu, Rabu (11/10).

Menurut dia, sejumlah OPD yang belum menyelesaikan tabulasi dan validasi data diberikan waktu hingga tanggal 16 Oktober mendatang. Setelah itu, pemerintah setempat bakal merilis data-data sensus 2017 untuk kebutuhan pembangunan di daerah tersebut.

“Targetnya, jumlah penduduk berdasarkan usia, pekerjaan, jumlah orang asli Papua dan sebagainya. Lalu melihat kondisi ekonomi masyarakat dan sarana prasarana serta infrastruktur yang dibangun oleh pemeirntah daerah maupun pemerintah pusat di kampung maupun di distrik,” tuturnya.

Bupati Elisa Kambu memberikan apresiasi kepada segenap OPD dan ASN di Lingkup Pemkab Asmat yang telah melakukan sensus. Menurutnya, sensus tersebut merupakan inisiatif pemerintah daerah dan baru pertama kali dilaksanakan.

“Kita tak memakai konsultan atau melibatkan teman-teman dari statistik. Kita gunakan apa yang kita lihat, dan sesuai dengan kebutuhan kita di Asmat,” katanya.

Dia menambahkan, data sensus akan dijadikan sebagai bahan perencanaan atau perumusan kebijakan-kebijakan pembangunan untuk beberapa waktu ke depan. “Yan anti itu sebagai acuan untuk pembangunan,” pungkasnya. (Nuel)



Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment