Pemkam Beriten Bentuk Tim Penyusun RPJMK

Bagikan Bagikan




SAPA (ASMAT) - Pemerintah Kampung (Pemkam) Beriten, Distrik Agats, Kabupaten Asmat membentuk sebuah Tim Penyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJMK) di kampung tersebut.

Tim yang melibatkan unsur pendidikan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, perempuan dan pemuda ini berfungsi menyerap berbagai usulan dan aspirasi masyarakat terkait pembangunan yang akan dilaksanakan di kampung tersebut. Selanjutnya, usulan prioritas diakomidir dalam bentuk program kerja.

“Setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan yang diselenggarakan Program Landasan Papua, kami melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait tahapan rencana kegiatan dan program pembangunan di Beriten,” kata Kepala Kampung Beriten, Paulus Sirem, Jumat (6/10).

Setelah sosialisasi itu, lanjut dia, Pemkam setempat bergerak cepat dengan membentuk Tim Penyusun RPJMK. Tim ini melibatkan seluruh komponen masyarakat yang ada di kampung tersebut.
Diterangkan, sebelum menyusun dokumen RPJMK Beriten, tim penyusun akan memfasilitasi kegiatan musyawarah kampung (muskam). Dalam musyawarah tersebut, aspirasi serta usulan masyarakat terkait pembangunan akan ditampung.

“Selanjutnya, berbagai usulan pembangunan itu diserahkan kepada Tim Verifikasi. Tim ini tidak terpisah dari Tim RPJMK. Tim Verifikasi akan mengkaji dan merumuskan skala prioritas pembangunan yang dituangkan dalam dokumen RPJMK maupun RKPK,” kata dia.

Ia menambahkan, setelah mengikuti Program Landasan Papua juga, Pemerintah Kampung Beriten sudah bisa menggunakan aplikasi Sistem Administrasi dan Informasi Kampung (SAIK). Aplikasi ini khusus penginputan data-data informasi kampung, seperti profil kampung, demografi, data penduduk dan sebagainya.

Melalui aplikasi ini pula, pemerintah kampung dapat menerbitkan sekitar 15 form surat untuk berbagai urusan, di antaranya surat keterangan domisili, surat keterangan usaha di desa atau kampung/ surat rekomendasi dan surat pengantar surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).


“Operator aplikasi ini adalah kader kampung, kami punya dua kader. Program Landasan Papua memang sangat mendukung agar kami bisa secara mandiri menyusun program dan melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan. Kami harapkan program ini bisa dilanjutkan,” tandasnya. (Nuel)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment